Bupati Yes Ajak Fornasmala Berperan Aktif dalam Pembangunan Lamongan

admin
Bupati Yes Ajak Fornasmala Berkontribusi Pada Pembangunan Lamongan

LAMONGAN | MDN – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, secara resmi mengukuhkan pengurus Forum Nasional Mahasiswa Lamongan (Fornasmala) periode 2024-2026 pada Jumat (2/8) di Pendopo Lokatantra. Dalam sambutannya, Pak Yes menekankan pentingnya peran Fornasmala sebagai wadah bagi generasi muda di Kabupaten Lamongan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Kalian merupakan diplomat Kabupaten Lamongan yang akan membawa nama Lamongan. Namun yang lebih penting, kalian adalah investasi sumber daya manusia Lamongan yang akan berkontribusi dalam membangun Lamongan ke depan,” ujar Pak Yes.

Kabupaten Lamongan memiliki potensi besar untuk mengembangkan seluruh sektor, terutama sektor pertanian yang menyumbang 30% dari PDRB dan sektor perdagangan yang menyumbang 20% dari PDRB. Potensi ini membutuhkan sinergi bersama generasi muda untuk melanjutkan pengelolaannya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Lamongan berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program prioritas pendidikan terintegrasi dan gratis, yang dikenal sebagai program Perintis. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Munif Syarif, menjelaskan bahwa program Perintis tidak hanya memberikan beasiswa kepada siswa, tetapi juga merangkul kompetensi guru serta menunjang sarana dan prasarana sekolah.

“Jadi, Perintis itu bukan hanya beasiswa untuk siswa, melainkan program yang merangkul kompetensi guru, menunjang sarana dan prasarana sekolah. Tujuannya ialah menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas dan melahirkan generasi yang unggul,” jelas Munif Syarif.

Ketua Umum Fornasmala yang baru dilantik, As’at Khoirul Annas, mengungkapkan bahwa program kerja Fornasmala ke depan akan fokus pada penuntasan berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim dan arus globalisasi yang cepat. Penuntasan ini akan dilakukan dengan bersinergi untuk menguatkan masyarakat mulai dari tingkat terkecil, yakni desa. [CAS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *