Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Ngawi: Warga Peternak Harapkan Bantuan Pemerintah

admin
Kasus Pmk Kembali Muncul Di Ngawi, Belasan Sapi Mati Terinfeksi

NGAWI | MDN – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali muncul di Kabupaten Ngawi, mengancam kesehatan ternak sapi di wilayah ini. Di Desa Randusongo Kecamatan Gerih, sejumlah sapi mengalami gejala demam tinggi, mulut keluar lendir, dan berbusa, disertai kejang-kejang. Beberapa ternak bahkan akhirnya mati.

Kepala Desa Randusongo, Adi Susilo, mengungkapkan bahwa penyebaran PMK sudah terjadi di tiga dusun wilayahnya, yaitu Dusun Randusongo Satu, Dusun Mbulu, dan Dusun Pencol Satu. Setidaknya belasan ekor ternak diduga terinfeksi PMK.

“Kami berharap instansi terkait segera menangani kasus ini agar tidak makin meluas,” ungkap Adi Susilo.

Salah satu peternak di Dusun Pencol Satu, Hartono, mengungkapkan bahwa setidaknya tujuh ekor ternaknya mati dengan kondisi mulut berbusa. “Sapi awalnya ngak mau makan, kemudian kakinya sakit dan mulut keluar lendir serta berbusa,” terang Hartono.

Kasus yang sama juga terjadi di Desa Majasem Kecamatan Kendal dan Desa Pelang Lor Kecamatan Kedunggalar. Warga peternak berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini. [Don]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *