Bupati Pemalang Kukuhkan Kecamatan Tangguh Bencana: Langkah Besar Menuju Kesiapsiagaan

admin
Bupati Pemalang Kukuhkan Kecamatan Tangguh Bencana
Bupati Pemalang Mansur Hidayat saat mengukuhkan Kecamatan Tangguh Bencana se-Kabupaten Pemalang Tahun 2024 di Pendopo Kabupaten, Jumat (27/12/2024) (Foto : Pemkab Pemalang)

PEMALANG | MDN – Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, resmi mengukuhkan program Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) yang bertujuan memperkuat penanganan bencana di tingkat kecamatan. Upacara pengukuhan ini berlangsung di pendapa Kabupaten Pemalang dengan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat.

Program KENCANA merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan penanganan bencana melalui kolaborasi berbagai pihak. Bupati Mansur menegaskan, tanggung jawab untuk memberikan layanan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tetap berada di tangan Kepala Daerah, dibantu oleh perangkat daerah.

“Seperti yang diamanatkan dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 300.1.7/4106/BAK, kecamatan harus mampu mempercepat pemenuhan SPM Sub Urusan Bencana secara terpadu,” ujar Bupati Mansur. Beliau menambahkan, pemenuhan ini harus dikoordinasikan oleh camat dengan melibatkan semua elemen masyarakat yang ada di wilayah kecamatan.

Bupati juga mengajak seluruh lembaga swadaya masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk berperan aktif dalam upaya penanggulangan bencana. “Kami berharap masyarakat Kabupaten Pemalang semakin sadar akan tanda-tanda bencana, cara penanggulangannya, dan tindakan yang dapat menyelamatkan nyawa,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Pemalang, Heriyanto, dalam laporannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran pemerintah kecamatan dalam penanggulangan bencana. “Kami berharap program ini bisa meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana,” ujar Heriyanto.

Dengan adanya program KENCANA, diharapkan kecamatan-kecamatan di Kabupaten Pemalang dapat lebih tanggap dan siap dalam menghadapi situasi bencana, sehingga dampak bencana bisa diminimalisir dan masyarakat merasa lebih aman. [SIS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *