Daerah  

Bupati Sidoarjo H. Subandi Takziah ke Keluarga Korban Longsor Pacet, Wujud Empati dan Solidaritas

admin
Bupati sidoarjo h.subandi takziah ke keluarga korban tragedi tanah longsor di pacet mojokerto

SIDOARJO | MDN – Tragedi tanah longsor di Desa Pacet, Kabupaten Mojokerto, telah meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak. Sebagai bentuk kepedulian dan empati, Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan kunjungan takziah dan tahlil ke keluarga korban di Desa Kloposepuh, Kecamatan Sukodono. Dalam suasana penuh haru, doa bersama digelar untuk mendoakan para almarhum yang menjadi korban musibah ini.

Tak hanya Bupati, sejumlah pejabat dari Forkopimda Sidoarjo turut hadir, seperti Dandim 0816 Sidoarjo, Kapolres Sidoarjo, perwakilan dari Baznas, Dinas Sosial, serta jajaran Forkopimka Sukodono. Kehadiran mereka menjadi bukti solidaritas dalam menghadapi duka bersama masyarakat.

Musibah yang terjadi pada Kamis, 3 April, di jalur Pacet ini merenggut 10 jiwa, termasuk tujuh anggota keluarga yang tengah dalam satu kendaraan. Alamat keluarga korban di Desa Kloposepuh kini menjadi pusat perhatian bagi warga dan pemerintah dalam memberikan dukungan moril.

“Tragedi ini adalah kehilangan besar bagi kita semua. Kami mendoakan agar almarhum diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran,” ujar H. Subandi dengan penuh rasa haru.

Tak hanya menyampaikan belasungkawa, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara, terutama di kawasan rawan longsor. “Curah hujan yang tinggi masih berpotensi memicu longsor. Kami mengajak seluruh warga untuk berhati-hati dan menghindari jalur rawan demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Acara takziah berlangsung dengan penuh khidmat, disertai rasa kebersamaan dari masyarakat yang hadir untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban. Harapan agar kewaspadaan terhadap bencana alam semakin meningkat menjadi pesan utama dari peristiwa ini.

Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, tragedi ini diharapkan menjadi pembelajaran untuk memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana di masa depan. [Swd]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *