Warta  

Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Jatim Ajak Personel Perkuat Pelayanan dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat

admin
Peringati hari bhayangkara ke 79 tahun 2025, kapolda jatim

SURABAYA – MDN | Kepolisian Daerah Jawa Timur memperingati Hari Bhayangkara ke-79 dengan menggelar acara tasyakuran yang berlangsung penuh khidmat di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim. Acara ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga ajang refleksi institusional terhadap peran dan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas dan keadilan sosial.

Tasyakuran tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Jawa Timur, termasuk Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Ketua DPRD Jatim, serta para pimpinan institusi militer dan lembaga peradilan lainnya. Kegiatan ini turut diwarnai suasana kekeluargaan, menandakan eratnya hubungan lintas lembaga di wilayah Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap pengabdian personel dan menyerukan peningkatan kualitas pelayanan kepada publik sebagai inti dari reformasi berkelanjutan di tubuh Polri.

“Hari Bhayangkara bukan hanya soal mengenang sejarah, tetapi momentum memperbaharui niat dan tanggung jawab kita untuk hadir sebagai pelayan masyarakat yang profesional, humanis, dan adaptif,” ujar Kapolda.

Menurutnya, tantangan era globalisasi, krisis multidimensi, dan ketidakpastian ekonomi dunia menjadikan tugas Polri semakin kompleks. Maka dari itu, Polri harus menjadi kekuatan yang menjamin stabilitas dan mengayomi seluruh elemen masyarakat.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa untuk menuju visi besar Indonesia Emas 2045, diperlukan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan, pembenahan sistem, serta sikap terbuka terhadap kritik dan aspirasi masyarakat.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Namun di situlah energi kami berasal—dari kepercayaan publik dan masukan yang membangun,” tegasnya.

Kapolda Jatim juga menyoroti pentingnya kegiatan sosial sebagai jembatan kedekatan antara Polri dan masyarakat. Program seperti bakti sosial, pembangunan sarana air bersih, bedah rumah, serta doa lintas agama disebut sebagai bukti nyata sinergi antara institusi kepolisian dengan TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat sipil.

Di penghujung acara, Kapolda menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang mendukung eksistensi Polri di wilayah Jawa Timur dan menegaskan tekad untuk terus berkontribusi secara nyata.

“Kami berkomitmen menjadi Bhayangkara sejati yang mengabdi sepenuh hati, hadir di tengah rakyat, dan menjunjung tinggi keadilan,” tutupnya. [Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *