Gagal Masuk 10 Besar Porprov Jatim IX, Lamongan Evaluasi Kepelatihan dan Regenerasi Atlet

admin
Gagal masuk 10 besar porprov jatim ix, lamongan evaluasi kepelatihan dan regenerasi atlet

LAMONGAN – MDN | Harapan Kabupaten Lamongan untuk menembus posisi 10 besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 belum terwujud. Kontingen Lamongan harus puas finis di peringkat ke-21, dengan capaian 10 medali emas, 14 perak, dan 36 perunggu—mengantongi total 104 poin.

Meski peringkat tidak sesuai target, Ketua KONI Lamongan Heri Pranoto mengungkapkan bahwa secara nilai, terjadi peningkatan dua poin dibanding Porprov sebelumnya. Hal ini dinilai sebagai modal positif untuk perbaikan di masa mendatang.

“Beberapa cabor yang menghasilkan banyak medali tidak kita miliki, contohnya angkat besi. Daerah lain bisa meraih 5 hingga 6 emas dari cabor tersebut, ini cukup signifikan untuk mempengaruhi klasemen akhir,” ujar Heri, Sabtu (5/7).

Ia juga menyoroti aspek regenerasi atlet sebagai tantangan dalam Porprov kali ini. Banyak atlet muda baru yang bertanding, sementara beberapa atlet senior tidak bisa diturunkan karena melewati batas usia.

“Seluruh atlet yang kami kirim adalah putra asli Lamongan. Tapi untuk ke depan, kami akan evaluasi sistem kepelatihan dan kemungkinan mendatangkan pelatih dari luar daerah demi memperkuat pembinaan,” tambahnya.

Sebagai informasi, Lamongan mengirimkan 448 atlet dan 132 official dalam Porprov tahun ini. Dari total atlet, 286 merupakan atlet putra dan 162 atlet putri yang bertarung di berbagai cabang olahraga.

Keikutsertaan ini juga menjadi ajang penilaian terhadap potensi lokal dan kesiapan daerah dalam merespons kompetisi olahraga tingkat provinsi. KONI Lamongan menegaskan akan menyiapkan langkah strategis guna memperkuat prestasi di ajang Porprov mendatang. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *