Daerah  

Festival Gamelan Kahuripan: Wakil Bupati Sidoarjo Dukung Pelestarian Budaya Lewat Kreativitas Anak Muda

admin
Hadiri festival gamelan gamelan kahuripan

SIDOARJO – MDN | Semarak budaya lokal kembali menggema di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo lewat Festival Gamelan Kahuripan. Kegiatan tahunan yang digelar oleh Dewan Kesenian Kabupaten Sidoarjo ini mengusung tema “Gamelan Sebagai Pemersatu Bangsa, Toleransi Beragama dan Penguatan Seni Budaya”.

Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, secara resmi membuka festival yang merangkai dua kegiatan utama: Festival Macapat dan Lomba Karawitan. Ribuan warga turut berpartisipasi, termasuk 1.000 orang yang menembang Macapat Gagrak Sidoarjo serta lebih dari 300 peserta dari berbagai lembaga pendidikan dalam ajang Lomba Karawitan.

“Melibatkan generasi muda dalam kegiatan seperti ini adalah langkah nyata menjaga warisan budaya agar tetap hidup. Terima kasih kepada para pelajar dan seniman muda yang menunjukkan kepeduliannya,” ujar Hj. Mimik dalam sambutannya.

Ia menegaskan pentingnya membangun kecintaan terhadap kesenian lokal seperti gamelan, angklung, dan musik tradisional lainnya sebagai jati diri bangsa. Menurutnya, karya seni yang besar lahir dari rasa nyaman dan bangga terhadap akar budaya sendiri.

“Saya berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal upaya pelestarian budaya di Kabupaten Sidoarjo,” tegasnya.

Hj. Mimik juga menyerukan kolaborasi lebih luas dari institusi pendidikan, komunitas seni, dan masyarakat untuk menjaga kelangsungan kegiatan budaya. Ia berharap Festival Gamelan Kahuripan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mencetak generasi pelestari, tapi juga memperkuat semangat toleransi dan kebangsaan.

Sebagai bagian dari pembukaan, Hj. Mimik turut tampil dalam sesi tembang Macapat “Dandhang Gula Laras Slendro” yang mengandung pesan “Rawat Bumi Jenggala” — sebuah karya seniman lokal. Ia juga menyerahkan Gunungan secara simbolis kepada dalang cilik Ki Mulki Aiman Dharma Anugrah dari SMP YPM Taman, yang memukau penonton melalui pertunjukan wayang kulit. [Swd]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *