Daerah  

Surabaya Hadirkan 342 Inovasi Layanan Publik, Inovboyo 2025 Siap Gaet Partisipasi Warga

admin
Pemkot sby 2025 07 29 223553

SURABAYA | MDN – Pemerintah Kota Surabaya tak henti-hentinya melahirkan gagasan baru demi meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hingga pertengahan 2025, sebanyak 342 inovasi telah terimplementasi di berbagai sektor seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, ketertiban, hingga teknologi informasi. Inovasi tersebut diterapkan di seluruh jenjang layanan—mulai dari dinas, kelurahan, hingga kecamatan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan bahwa inovasi bukan sekadar teknologi, melainkan alat untuk menciptakan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan. “Harapan kita, setiap inovasi memberi efek jangka panjang. Seperti percepatan layanan hingga pengentasan kemiskinan,” ujar Eri dalam keterangannya, Senin (28/7/2025).

Sebagai wadah kolaboratif, Pemkot Surabaya menggulirkan ajang Inovasi Surabaya atau Inovboyo 2025 melalui Bappedalitbang. Program ini terbuka bagi seluruh aparatur dan masyarakat yang ingin berkontribusi dalam pembangunan Kota Pahlawan melalui inovasi.

Ajang ini menitikberatkan pada tujuh indikator kunci pembangunan:

  • Penurunan kemiskinan
  • Penurunan angka kematian ibu dan anak
  • Pencegahan stunting
  • Pengurangan pengangguran terbuka
  • Penurunan gini rasio
  • Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
  • Pertumbuhan ekonomi kota

“Alhamdulillah, semua indikator menunjukkan tren positif. Itulah bukti bahwa inovasi kita berdampak,” tambah Cak Eri.

Cak Eri juga mendorong peran aktif generasi muda dalam proses inovasi. Keberhasilan Surabaya sebagai Kota Terinovatif di ajang IGA 2024 tak lepas dari kontribusi pemuda. “Kita ajak anak muda berinovasi, karena kreativitas mereka luar biasa dan bisa mengubah wajah kota,” tuturnya.

Kepala Bappedalitbang Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menjelaskan bahwa Inovboyo 2025 dilandasi tiga visi transformasi kota:

  • Demokratis Inovasi: Setiap warga berperan sebagai inovator
  • Ekonomi Sirkular dan Berkelanjutan: Mendorong Surabaya menjadi pionir Circular Economy
  • Teknologi Humanis: Pemanfaatan AI, IoT, dan Big Data sebagai solusi kemanusiaan

Ia menggambarkan potensi teknologi berbasis masyarakat, seperti aplikasi prediksi banjir yang terintegrasi dengan ponsel warga, sebagai langkah nyata pemanfaatan AI untuk kesejahteraan publik.

Beberapa inovasi digital yang telah dijalankan di antaranya:

Nama Inovasi Fungsi Utama Instansi
SIMBA Efisiensi administrasi barang Bakesbangpol
SIRUMI Informasi rumah ibadah Bakesbangpol
SIPENA Optimasi ruang arsip Bakesbangpol
SIORMAS Pendataan ormas Bakesbangpol
SIMPANAN Arsip IPT efisien BPKAD
SI TALAS Informasi ramah anak Bappedalitbang
Opslan Perencanaan strategis Bappedalitbang
Devplan Responsivitas rencana Bappedalitbang
Inovboyo Daya dorong inovasi Bappedalitbang
SIBAPPER Manajemen pengetahuan Bappedalitbang
MBOIS Pengembangan inovasi Bappedalitbang
e-Monev Transparansi kinerja Bappedalitbang
E-Kajian Efisiensi data kajian Bappedalitbang
e-Data Pengelolaan data kegiatan Bappedalitbang

Dengan beragam inovasi dan keterlibatan lintas elemen masyarakat, Pemkot Surabaya optimis mampu menjaga momentum pembangunan inklusif dan berkelanjutan. [Nat]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *