Warta  

Disnaker Kediri Buka Seleksi Pemagangan ke Jepang, 196 Pendaftar Ikut Tahapan

admin
Img 20250915 wa0039 copy 3024x1814

KEDIRI | MDN –  Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kediri resmi menggelar rekrutmen dan seleksi program pemagangan ke Jepang tahun 2025. Kegiatan berlangsung mulai 12 hingga 15 September 2025 di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker, Jl. PLK No. 9, Desa Bogo Kidul, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

Kepala Disnaker Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, S.Sos., menyampaikan bahwa minat masyarakat cukup tinggi. Pendaftar datang dari kalangan umum maupun lulusan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

> “Peserta kemarin ada yang dari umum maupun dari LPK. Untuk yang dari umum, kami siapkan pelatihan singkat selama tiga hari agar mereka lebih siap ikut seleksi, baik secara materi maupun mental,” jelas Ibnu, Senin (15/9).

Menurutnya, total pendaftar yang terdata mencapai 196 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 60 orang peserta umum telah mendapat pembekalan awal sebelum digabungkan dengan peserta dari LPK.

Ibnu menambahkan, proses seleksi meliputi tes kesehatan, kesamaptaan, hingga wawancara dan pengamatan sikap kerja. Hasil seleksi akan diumumkan secara bertahap selama rangkaian kegiatan.

> “Setelah seleksi, peserta yang lolos akan diarahkan sesuai bidang keterampilannya. Mereka bisa ditempatkan di perusahaan Jepang, maupun mengembangkan usaha sendiri setelah kembali,” ujarnya.

Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, S.T,. yang turut hadir dalam kegiatan itu, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang mendukung program pemagangan Jepang.

> “Program ini diharapkan dapat menurunkan angka pengangguran sekaligus meningkatkan keterampilan kerja masyarakat. Selain itu, peserta juga memperoleh penghasilan yang dapat menjadi modal membuka usaha sepulang dari Jepang,” kata Dewi.

Ia juga berpesan agar peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, menjaga kesehatan, integritas, serta nama baik keluarga dan Kabupaten Kediri yang dikenal berbudaya sopan, ramah, toleran, disiplin, dan gotong royong. “Sepulang dari Jepang, semoga pengalaman dan dana yang diperoleh bisa digunakan untuk membuka lapangan kerja di dalam negeri,” tambahnya.

Program pemagangan ke Jepang ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Kediri dan membuka peluang kerja yang lebih luas, baik di luar negeri maupun di dalam negeri.[Yud]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *