TAKALAR – MDN | Komandan Kodim 1426/Takalar, Letkol Inf Faisal Amin, S.I.P, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 yang digelar di Lapangan Upacara Makodim 1426/Takalar, Jalan Fitrah Nomor 9, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Senin (10/11/2025).
Upacara berlangsung khidmat di bawah langit pagi Takalar, dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, ASN, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat. Semua peserta tampak menundukkan kepala penuh hormat saat mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.
Dalam amanatnya, Letkol Inf Faisal Amin membacakan pesan Menteri Sosial Republik Indonesia, yang mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan Hari Pahlawan sebagai momentum meneladani semangat dan keikhlasan para pejuang.
“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Ia lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” tutur Dandim saat membacakan amanat Mensos RI.
Lebih lanjut, Dandim menekankan bahwa perjuangan bangsa ini tidak berhenti pada pertempuran fisik, tetapi berlanjut dalam bentuk kerja keras, persatuan, dan tanggung jawab generasi penerus bangsa.
“Kita adalah generasi penerus yang memikul tanggung jawab besar untuk menjaga nama baik dan perjuangan para pahlawan. Mereka telah menyalakan api semangat kemerdekaan, dan tugas kita hari ini adalah memastikan api itu tidak pernah padam,” ujar Letkol Inf Faisal Amin penuh semangat.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim Takalar juga menyampaikan pesan menyentuh bagi para keluarga dan anak cucu pahlawan di Kabupaten Takalar.
“Saya ingin para anak cucu pahlawan di Takalar bangga, karena semangat dan darah perjuangan leluhur mereka masih hidup di dada setiap prajurit TNI dan masyarakat Takalar hari ini,” ungkapnya.
Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan yang telah gugur, sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas jasa-jasa mereka bagi bangsa dan negara. [D’kawang]













