Warta  

Operasi Pasar Murah Perdana di Kedunggalar, Warga Ngawi Antusias Borong Kebutuhan Pokok

admin
Operasi Pasar Murah Perdana di Kedunggalar

NGAWI – MDN | Ratusan warga Kecamatan Kedunggalar memadati halaman kantor kecamatan sejak Jumat (28/11/2025) pagi. Mereka berbondong-bondong mengikuti Operasi Pasar Murah yang untuk pertama kalinya digelar Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi.

Program ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan pasar tradisional. Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang sejak sebelum acara resmi dibuka.

Kepala Bidang Tata Niaga Perdagangan DPPTK Kabupaten Ngawi, Susana Ika Herawati, SE, menjelaskan bahwa pelaksanaan perdana di Kedunggalar merupakan jawaban atas permintaan masyarakat. “Warga sangat berharap pasar murah hadir di sini, karena sebelumnya belum pernah digelar,” ujarnya.

Berbagai komoditas dijual dengan harga miring, mulai dari telur ayam, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga kebutuhan rumah tangga seperti sabun mandi dan sabun cuci. Salah satu komoditas yang paling diminati adalah cabai, yang di pasar mencapai Rp50 ribu per kilogram, namun di pasar murah hanya Rp40 ribu.

Susana menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pasar murah yang sudah digelar sebanyak 40 kali sepanjang tahun 2025. Tujuannya, menekan laju inflasi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Operasi pasar murah ini diharapkan bisa menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” katanya.

Kehadiran pasar murah disambut gembira warga, terutama ibu rumah tangga. Sukinem, warga Dusun Pulorejo, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Senang sekali bisa beli telur, minyak goreng, gula, dan kebutuhan lain dengan harga murah. Semoga sering diadakan, karena sangat membantu warga,” tuturnya.

Camat Kedunggalar, Dr. Arsad Ragandhi, S.IP., M.Sc., memberikan apresiasi atas inisiatif DPPTK Kabupaten Ngawi. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Kami berharap pasar murah bisa digelar rutin, karena mampu meringankan beban warga sekaligus menekan dampak inflasi,” ungkapnya.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, Operasi Pasar Murah di Kedunggalar menjadi bukti nyata bahwa sinergi pemerintah daerah dengan masyarakat mampu menghadirkan solusi atas lonjakan harga kebutuhan pokok. [Don]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *