DERAWAN – MDN | Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Tarakan resmi ditutup pada Sabtu (29/11/2025) di Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kegiatan yang berlangsung sejak 27 November ini mengusung tema “Mewujudkan LDII Profesional Religius dalam Bingkai NKRI untuk Membangun Kota Tarakan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Penutupan Rakerda dilakukan oleh Sekretaris DPD LDII Kota Tarakan, Muhammad Yusuf, S.H., M.H., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif LDII dalam moderasi beragama. “LDII harus memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera,” ujarnya penuh semangat.
Rakerda kali ini tidak hanya menjadi forum evaluasi program, tetapi juga wadah berbagi pengalaman dan strategi untuk memperkuat peran LDII di tengah masyarakat. Yusuf berharap diskusi yang berlangsung dapat menghasilkan langkah konkret yang bisa segera diimplementasikan oleh seluruh pengurus LDII di Kota Tarakan.
Peserta Rakerda juga diajak berkolaborasi dalam 12 program yang mendukung moderasi beragama. Program tersebut dinilai penting agar LDII tetap relevan dan mampu berkontribusi positif di tengah keberagaman masyarakat.
Dengan suasana kekeluargaan, Yusuf menegaskan bahwa LDII Kota Tarakan bertekad terus aktif dalam moderasi beragama demi kemajuan daerah. “Momentum Rakerda ini harus menjadi penguat jaringan dan kerja sama dengan pemerintah serta organisasi masyarakat lainnya,” tambahnya.
Capaian Rakerda diharapkan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Kota Tarakan. Dengan kontribusi nyata LDII, Tarakan diharapkan dapat menjadi contoh dalam penerapan moderasi beragama, sekaligus menciptakan kehidupan sosial yang lebih sejahtera dan harmonis. [MT]













