Daerah  

BPL Gelar Santunan Yatim Piatu, Muspika Kembangbahu Beri Apresiasi

admin
Untitled (10)

LAMONGAN | MDN – Keluarga Besar Berita Pojok Lamongan (BPL) kembali menunjukkan komitmennya di bidang sosial. Bertempat di pendopo Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Minggu (28/12/2025), BPL menggelar kegiatan santunan bagi sekitar 50 anak yatim piatu.

Acara yang berlangsung penuh kehangatan itu dihadiri jajaran Muspika Kecamatan Kembangbahu, kepala desa beserta perangkat, serta tokoh masyarakat setempat.

Pembina BPL, Nuhan Ubed, menegaskan bahwa santunan kepada anak yatim piatu telah menjadi agenda rutin organisasi.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Tahun ini kami memilih Desa Sidomukti sebagai lokasi santunan, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama,” ujar Ubed.

Ia menambahkan, BPL tidak hanya bergerak di bidang informasi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial. “Ke depan kami berharap bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperluas program sosial,” imbuhnya.

Camat Kembangbahu, Arif Bakhtiar, S.Sos, memberikan penghargaan atas konsistensi BPL.

“Saya menyampaikan apresiasi luar biasa kepada BPL. Selama ini saya mengikuti aktivitas mereka melalui media sosial, dan terbukti bukan hanya sekadar unggah berita, tetapi juga aksi nyata di lapangan,” tegas Bakhtiar.

Menurutnya, keberadaan media seperti BPL dapat menjadi teladan bahwa jurnalisme tidak berhenti pada pemberitaan, melainkan juga berkontribusi langsung bagi masyarakat.

Kapolsek Kembangbahu, Iptu Sono, SH, turut menyampaikan terima kasih atas kiprah BPL sebagai wadah informasi dan edukasi. Ia menilai, keberadaan BPL membantu masyarakat memahami program kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga mengimbau warga agar menyambut pergantian tahun dengan bijak.

“Kami mengajak masyarakat tidak menyalakan petasan atau kembang api, sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sumatera dan Aceh. Lebih baik kita berkumpul di masjid atau musala untuk berdoa bersama,” pesan Iptu Sono.

Kegiatan santunan ditutup dengan doa bersama dan pembagian bingkisan kepada anak yatim serta dhuafa. Suasana penuh kebersamaan itu diharapkan dapat menginspirasi masyarakat Lamongan untuk terus menumbuhkan empati dan kepedulian sosial. [Agus NH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *