LAMONGAN | MDN — Sabtu siang (14/2), suasana di Jalan Raya Babat-Lamongan berubah mencekam setelah sebuah kecelakaan maut merenggut nyawa seorang remaja perempuan. Insiden terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, melibatkan sepeda motor dan truk tronton yang melaju dari arah timur ke barat.
Korban, Septi Harianti (16), warga Jalan Sidomulyo RT.001 RW.002 Desa Kebalandono, diketahui mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S-6199-MG. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Septi berusaha mendahului truk tronton dari sisi kanan dengan kecepatan sekitar 20 km/jam. Namun, kendaraannya oleng dan terjatuh ke kiri, tepat di bawah kolong truk yang dikemudikan Sutrisno (57), warga Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Benturan fatal tak terhindarkan. Septi dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialaminya. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp2 juta.
Dua saksi mata, Khoirul (42) dan Arif (55), keduanya warga setempat, memberikan keterangan kepada pihak kepolisian. Polsek Babat bergerak cepat dengan melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti berupa kedua kendaraan, serta mengantar jenazah korban ke RSUD Karang Kembang Babat untuk proses visum.
Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung. “Kami akan mendalami setiap aspek kejadian ini untuk memastikan penyebab pasti dan mengambil langkah hukum sesuai prosedur,” ujarnya.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian di jalan raya, terutama saat berkendara di dekat kendaraan berat. Jalur Babat-Lamongan yang padat dan sering dilalui truk besar memang memerlukan kewaspadaan ekstra dari semua pengguna jalan. [NH]













