SEMARANG | MDN – Harapan PSIS Semarang meraih kemenangan di kandang sendiri pupus setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persela Lamongan pada lanjutan pekan ke-19 Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (15/2) di Stadion Jatidiri.
Sejak menit awal, Mahesa Jenar tampil menekan. Namun justru tim tamu yang lebih dulu mencatatkan gol. Hambali Tholib memanfaatkan kelengahan lini belakang PSIS pada menit ke-15, membuat Persela unggul 0-1.
Keadaan sempat berubah ketika Titan Agung diganjar kartu merah di menit ke-36. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, PSIS meningkatkan intensitas serangan. Meski peluang demi peluang tercipta, penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat skor tetap bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, dominasi PSIS semakin terlihat. Serangan bergelombang dilancarkan, tetapi pertahanan Persela tampil disiplin dan membuat frustrasi barisan depan tuan rumah. Gol yang ditunggu akhirnya baru hadir di masa tambahan waktu. Rafinha mencetak gol penyeimbang pada menit 90+1 setelah memanfaatkan bola liar hasil tendangan Otavio Dutra. Skor akhir 1-1 menutup laga penuh drama tersebut.
Pelatih kepala PSIS, Andri Ramawi, mengakui timnya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. “Statistik tidak selalu menentukan hasil. Kami punya banyak peluang, tapi efektivitas belum maksimal,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa perubahan taktik dan pergantian pemain sudah dilakukan, namun belum cukup untuk mengamankan tiga poin.
Tambahan satu angka membuat PSIS baru mengoleksi 12 poin dari 19 pertandingan dan tertahan di peringkat ke-9 Grup 1 (Grup Timur). Sementara Persela Lamongan tetap kokoh di posisi ke-6 dengan 30 poin. [SAT]













