Warta  

Rute Kapal Tarakan–Surabaya Belum Terwujud, Pelni: Armada Terbatas

admin
Rute Kapal Tarakan–Surabaya Belum Terwujud

TARAKAN | MDN – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, masyarakat Kalimantan Utara kembali berharap adanya rute kapal penumpang langsung Tarakan–Surabaya. Tingginya harga tiket pesawat dan kebutuhan membawa barang dalam jumlah besar membuat transportasi laut dianggap sebagai pilihan yang lebih ekonomis.

Namun, hingga kini rute tersebut belum bisa direalisasikan. Kepala Cabang PT Pelni Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, menegaskan bahwa pihaknya masih mengikuti pola trayek yang ditetapkan kantor pusat bersama Kementerian Perhubungan.

“Keterbatasan armada menjadi kendala utama. Jika rute diperpanjang sampai Surabaya, waktu tempuh akan lebih lama dan perputaran kapal berkurang,” jelasnya, Minggu (22/2/2026).

Menurut Ferdy, perpanjangan rute berisiko mengurangi frekuensi kunjungan kapal ke Tarakan dan dapat mengganggu pola pelayanan yang sudah berjalan.

Sebagai alternatif, Pelni tetap mengarahkan penumpang untuk transit di Balikpapan. Dari Tarakan, masyarakat bisa menggunakan KM Lambelu atau KM Bukit Siguntang menuju Balikpapan, lalu melanjutkan perjalanan ke Surabaya dengan kapal lanjutan seperti KM Dobonsolo. “Skema ini sudah lama berjalan dan masyarakat sudah terbiasa. Biasanya kapal dari Tarakan tiba malam hari di Balikpapan, lalu paginya ada kapal lanjutan ke Surabaya,” tambahnya.

Meski demikian, aspirasi pembukaan rute langsung telah disampaikan ke kantor pusat. Keputusan akhir tetap berada di manajemen pusat dan Kementerian Perhubungan.

“Jika nanti ada kebijakan pembukaan rute, kami siap melayani. Untuk saat ini, kami masih mengikuti skema yang berlaku,” tutup Ferdy. [MT]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *