Daerah  

Pemkab Sidoarjo Mantapkan Langkah Digitalisasi, QRIS Tap Siap Diterapkan

admin
Percepat dan Perluas Transaksi Digital

SIDOARJO | MDN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat komitmen terhadap program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Pemkab Sidoarjo menegaskan langkah nyata menuju tata kelola keuangan yang lebih transparan dan efisien.

Upaya tersebut membuahkan hasil gemilang. Pada tahun 2025, TP2DD Kabupaten Sidoarjo meraih penghargaan sebagai TP2DD Terbaik III Wilayah Jawa–Bali dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI. Capaian ini menjadi bukti konsistensi Sidoarjo dalam memperluas transaksi digital di berbagai sektor.

Memasuki tahun 2026, Pemkab Sidoarjo bersiap menerapkan sistem QRIS Tap pada seluruh transaksi keuangan daerah. Transformasi dari sistem tunai ke non-tunai ini dinilai lebih cepat, praktis, dan aman.

Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa digitalisasi transaksi bukan sekadar inovasi, tetapi juga strategi untuk mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Retribusi pasar masih kecil. Kita akan terapkan ETPD di pasar-pasar dengan aplikasi sederhana agar masyarakat bisa bayar non-tunai hanya lewat HP,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Sidoarjo Fenny Apridawati, selaku Ketua Harian TP2DD, menyampaikan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan segera menerapkan QRIS Tap dalam transaksi PAD maupun belanja daerah.

“Pembayaran non-tunai terbukti sejalan dengan pembangunan lainnya. Indeks Pembangunan Manusia kita tertinggi di Jawa Timur untuk kategori kabupaten, dengan angka 83,35,” ungkapnya.

Fenny juga menambahkan bahwa pemanfaatan Kartu Kredit Indonesia (KKI) di Sidoarjo kini menjadi yang tertinggi di Jawa Timur dan menempati posisi keempat nasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari fondasi digital yang kuat serta dukungan perbankan lokal.

“Kami memiliki infrastruktur digital yang matang untuk mendukung berbagai jenis transaksi digital,” tutupnya.

Dengan penerapan QRIS Tap, Pemkab Sidoarjo menegaskan komitmen menuju pemerintahan modern yang transparan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik berbasis teknologi. [SWD]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *