Asap Pekat Kepung Manyar, DPRD dan DLH Gresik Bergerak Cepat

admin
Asap Pekat Kepung Manyar, DPRD dan DLH Gresik Bergerak Cepat

GRESIK |MDN – Warga di Kecamatan Manyar kembali menyuarakan keresahan akibat kepungan asap pekat yang muncul setiap dini hari. Polusi udara yang menyelimuti pemukiman di Desa Manyarejo, Manyar Sidorukun, dan Manyar Sidomukti ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada kesehatan mereka.

Kondisi tersebut segera mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Gresik dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan DLH untuk melakukan penelusuran lapangan. “Kami tidak akan membiarkan warga terus terpapar polusi. DLH sudah kami minta segera turun untuk memastikan sumber asap ini,” ujarnya.

DLH melalui Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Jauzi, menyatakan akan melakukan verifikasi langsung di lokasi. Ia menekankan bahwa perusahaan yang terbukti melanggar aturan produksi hingga mencemari lingkungan tidak akan luput dari sanksi. “Kami akan tindak tegas bila ada pelanggaran. Sanksi administratif hingga penutupan operasional bisa dijatuhkan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Sebelumnya, warga sempat melakukan penyisiran mandiri untuk mencari asal asap yang berbau menyengat. Hasil penelusuran mereka mengarah pada aktivitas PT Liku Telaga, perusahaan kimia yang memproduksi asam sulfat, aluminium sulfat, dan sodium silicate. Dugaan ini semakin memperkuat desakan agar pemerintah segera bertindak.

Warga mengaku asap putih pekat yang muncul sekitar pukul 02.00 WIB telah menimbulkan gangguan pernapasan, batuk, serta membatasi jarak pandang di jalan desa. Kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia menjadi yang paling terdampak. Mereka berharap langkah cepat DPRD dan DLH dapat mengakhiri masalah ini sehingga lingkungan kembali aman dan sehat. [AT]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *