Warta  

Kegaduhan di Tarakan Akibat Bendera Malaysia yang Berkibar

admin
Kegaduhan Di Tarakan Akibat Bendera Malaysia Yang Berkibar

TARAKAN, KALTARA | MDN – Sebuah insiden menghebohkan terjadi di Kota Tarakan ketika seorang warga, Abdul Muis, kedapatan mengibarkan bendera Malaysia di rumahnya. Kejadian ini segera menarik perhatian warga setempat dan menyebabkan Bhabinkamtibmas setempat melakukan tindakan cepat.

Menurut Aipda Didik, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Anyar, insiden ini terjadi pada Kamis, 16 Januari 2025 di RT 68, Jalan Bhayangkara. “Kami menerima laporan bahwa terdapat warga yang memasang bendera Malaysia di atas rumah, setelah dicek, ternyata bendera tersebut sudah diturunkan oleh keluarga Pak Abdul Muis,” ujar Aipda Didik saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Minggu, 19 Januari 2025.

Setelah diselidiki lebih lanjut, diketahui bahwa yang memasang bendera tersebut bukanlah Abdul Muis, melainkan keponakannya yang masih duduk di kelas 2 Sekolah Dasar. “Anak tersebut mengaku menemukan bendera Malaysia dan langsung memasangnya. Meski sudah ditegur beberapa kali, bendera tetap dipasang kembali,” jelas Didik.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pihak Bhabinkamtibmas mengambil bendera tersebut. Didik menekankan bahwa motif pemasangan bendera hanyalah iseng belaka. “Kami tidak ingin terlalu keras kepada anak tersebut karena masih kelas 2 SD. Namun, kami telah memberikan edukasi kepada keluarga bahwa memasang bendera negara lain tidak diperbolehkan,” tambahnya.

Abdul Muis dan keluarganya yang merupakan perantauan dari Sulawesi, kini menetap di Tarakan. Setelah mendapat kunjungan dari Bhabinkamtibmas, tidak ada laporan lebih lanjut mengenai pemasangan bendera Malaysia tersebut.

Didik juga menghimbau kepada masyarakat Tarakan untuk tidak memasang bendera negara lain di rumah mereka. “Bendera negara adalah lambang kebanggaan, identitas, dan nilai sejarah bangsa. Pemasangan bendera negara lain dapat dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap negara kita,” tegasnya. [Thos]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *