Warta  

Bupati dan Kapolres Jombang Jenguk Korban Begal, Tegaskan Pentingnya Kewaspadaan Malam Hari

admin
Bupati dan kapolres jombang jenguk korban begal

JOMBANG | MDN – Insiden pembegalan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jombang. Kali ini, seorang warga Desa Sumberejo, Ondy Adi Saputra, menjadi korban aksi kriminal yang dilakukan oleh dua orang tak dikenal pada Jumat malam (21/03/2025). Peristiwa ini terjadi di ruas Jalan Kabupaten Denanyar-Megaluh sekitar pukul 21.30 WIB saat korban sedang dalam perjalanan pulang setelah nongkrong.

Saat melintas, Ondy dipepet oleh pelaku yang memintanya berhenti. Tak hanya merampas, pelaku juga melukai korban menggunakan senjata tajam. Beruntung, helm yang dikenakan Ondy melindungi kepalanya dari cedera serius, meskipun jari tangannya terkena sabetan benda tajam.

Mendengar kabar ini, Bupati Jombang, Warsubi S.H., M.Si, bersama Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan dan Sekdakab Jombang Agus Purnomo S.H., M.Si, langsung mengunjungi korban keesokan harinya, Sabtu (22/03/2025), sepulang dari kegiatan takziah. Langkah tersebut menunjukkan kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang menjadi korban kejahatan.

“Kami menjenguk korban ke rumah sakit. Insiden ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih waspada terhadap tindak kriminal di malam hari. Untuk warga Jombang, sebaiknya setelah tarawih beristirahat di rumah,” ujar Bupati Warsubi.

Sebagai langkah untuk mengantisipasi kejadian serupa, Bupati Warsubi dan Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menegaskan perlunya pengamanan yang lebih intensif. Kapolres menyampaikan bahwa patroli rutin, baik di malam hari maupun dini hari, akan ditingkatkan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami bersama jajaran Polsek di seluruh wilayah berkomitmen menjaga keamanan. Namun, hal ini juga memerlukan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat, untuk menjaga lingkungan masing-masing,” kata Kapolres Ardi.

Kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diupayakan demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Diharapkan dengan langkah ini, tindak kriminal seperti pembegalan dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan lebih tenang. [Mal]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *