Warta  

Gerakan Posyandu Aktif: “Kader Hebat, Masyarakat Sehat, Posyandu Sahabat Masyarakat”

admin
Img 20250924 wa0022 copy 1024x614

KEDIRI | MDN – Dalam upaya memperkuat layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri bersama Tim Penggerak PKK menggelar Gerakan Posyandu Aktif dengan tema “Kader Hebat, Masyarakat Sehat, Posyandu Sahabat Masyarakat”, bertempat di Desa jati Kecamatan Tarokan, Rabu (24/09/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Dr. Ika Candra, Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Kediri, Ibu Ahmad Khotib, Kasi Kesehatan Dinkes, Eny Suhartini, Camat Tarokan, Ketua TP PKK Kecamatan Tarokan, serta Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Tarokan. Tak kurang dari 220 undangan dari unsur PKK turut serta dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Dr. Ika Candra menegaskan peran strategis posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar.

> “Kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui gerakan posyandu aktif, kita dorong agar pelayanan semakin dekat, mudah, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ibu Ahmad Khotib menekankan pentingnya sinergi antara kader posyandu, PKK, dan pemerintah daerah.

> “Dengan adanya dukungan bersama, kita berharap posyandu benar-benar menjadi sahabat masyarakat dalam mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Dinas Kesehatan juga menyampaikan indikator posyandu aktif, di antaranya:

1. Kegiatan rutin bulanan dengan penerapan 5 meja posyandu.

2. Cakupan layanan tinggi, melibatkan balita, remaja, ibu hamil, dewasa, hingga lansia.

3. Kader terlatih dan kompeten, sesuai modul dan standar kompetensi dari Kementerian Kesehatan.

4. Kerja sama lintas sektor dengan dukungan stakeholder, PKK, dan pemerintah daerah.

5. Pencatatan dan pemanfaatan data secara maksimal, bukan hanya sebagai arsip, melainkan sebagai bahan analisis masalah kesehatan di wilayah.

6. Pelayanan menyeluruh siklus hidup, mulai dari remaja (pencegahan anemia dan gizi buruk), usia dewasa (penyakit metabolik seperti diabetes dan hipertensi), ibu hamil (kontrol kehamilan), balita (pemantauan tumbuh kembang), hingga lansia.

7. Adanya kunjungan rumah oleh kader sebagai bentuk pelayanan tambahan di luar jadwal posyandu

Harapan dr candra Melalui gerakan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri berharap seluruh posyandu dapat semakin aktif dan memberikan pelayanan kesehatan menyeluruh.

> “Harapan kami, posyandu di seluruh Kabupaten Kediri bisa aktif, melayani sepanjang siklus hidup, dan benar-benar menjaga kesehatan masyarakat secara berkesinambungan,” pungkas Dr. Ika Candra. [Yud]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *