Warta  

Polres Kediri Fasilitasi Nobar Laga Persik–Persib untuk Bobotoh di SLG

admin
IMG 20260106 WA0021 copy 1280x768

KEDIRI | MDN –  Polres Kediri mengakomodir kehadiran suporter Persib Bandung atau Bobotoh yang datang ke Kediri saat laga Persib Bandung kontra Persik Kediri. Langkah ini dilakukan menyusul regulasi Indonesia Super League yang melarang kehadiran suporter tamu pada pertandingan tandang.

Para Bobotoh yang datang ke wilayah Kediri tidak diperkenankan masuk ke Stadion Brawijaya. Sebagai bentuk pelayanan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Polres Kediri memfasilitasi para suporter tersebut dengan menggelar nonton bareng menggunakan layar besar di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG).

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji mengatakan, kebijakan ini diambil sebagai solusi agar suporter tetap dapat menyalurkan dukungannya tanpa melanggar regulasi kompetisi dan tetap menjaga keamanan.

“Karena regulasi Indonesia Super League melarang suporter tamu hadir di laga tandang, kami mengakomodir Bobotoh yang datang ke Kediri dengan mengarahkan mereka untuk nonton bareng di kawasan Simpang Lima Gumul. Ini sebagai bentuk pelayanan sekaligus upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Bramastyo Priaji.

Ia menjelaskan, para Bobotoh beserta bus yang digunakan dikumpulkan di satu titik agar mudah dilakukan pengawasan dan pengamanan oleh petugas. Dengan demikian, potensi gesekan dengan suporter tuan rumah dapat diantisipasi sejak awal.

“Kami kumpulkan di satu lokasi agar pengamanan lebih mudah dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami juga memberikan nasi bungkus & minuman untuk para Bobotoh, karena kebetulan waktu nobar bertepatan dengan jam makan malam. Alhamdulillah kegiatan berjalan tertib dan lancar,” tambahnya.

AKBP Bramastyo Priaji juga mengapresiasi sikap kooperatif para Bobotoh yang mengikuti arahan petugas. Ia berharap seluruh suporter dapat bersama-sama menjaga sportivitas dan keamanan selama kompetisi berlangsung.

“Kami mengimbau kepada seluruh suporter untuk tetap tertib, mematuhi aturan, dan menjunjung tinggi sportivitas demi kelancaran pertandingan sepak bola,” pungkasnya. [Yud]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *