Warta  

Dandim 1426/Takalar Periksa Kendaraan Anggota dalam Status Siaga Satu

admin
Dandim 1426 Takalar

TAKALAR | MDN – Komandan Kodim (Dandim) 1426/Takalar, Letkol Inf Anton Timotius Milala, SE., M.I.P, melaksanakan pemeriksaan fisik dan administrasi terhadap seluruh kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi milik personel Kodim 1426/Takalar.

Pemeriksaan tersebut digelar di pelataran Makodim 1426/Takalar, Jalan Fitrah Nomor 9, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan yang digunakan prajurit dalam kondisi layak dan lengkap secara administrasi, sehingga dapat menunjang kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan, terutama dalam menyikapi dinamika perkembangan situasi global.

Pemeriksaan kendaraan tersebut merupakan agenda rutin satuan yang dilaksanakan secara berkala. Langkah ini bertujuan memastikan kesiapan operasional personel sekaligus meningkatkan kedisiplinan prajurit dalam menjaga kelengkapan administrasi serta kondisi kendaraan yang digunakan dalam tugas sehari-hari.

Selain melakukan pengecekan kendaraan, pimpinan satuan juga mengingatkan seluruh personel agar terus memantau perkembangan situasi global, khususnya konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memunculkan dampak atau reaksi di dalam negeri. Untuk itu, seluruh prajurit diminta tetap dalam kondisi Standby On Call.

Para Babinsa juga diinstruksikan untuk lebih mengoptimalkan fungsi deteksi dan cegah dini di wilayah binaan masing-masing.

Apabila ditemukan indikasi pergerakan atau reaksi kelompok tertentu di masyarakat yang dipicu oleh isu internasional, maka diharapkan segera dilaporkan kepada komando atas pada kesempatan pertama.

Dalam pemeriksaan tersebut, penekanan juga diberikan pada pentingnya kelengkapan administrasi kendaraan seperti SIM dan STNK, serta kondisi fisik kendaraan yang harus selalu terjaga.

Hal ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan personel sekaligus mendukung mobilitas pelaksanaan tugas di lapangan.

Personel juga diingatkan untuk tetap menjaga sikap profesional, termasuk bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak memberikan komentar yang dapat memicu opini publik atau merugikan citra institusi, khususnya terkait isu konflik di Timur Tengah. [D’kawang]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *