Reklame Raksasa di Kedungpring Roboh, Polisi dan Warga Bergerak Cepat

admin
Papan reklame Kdp mdn
Ilustrasi: Reklame Raksasa di Kedungpring Roboh

LAMONGAN | MDN – Sebuah papan reklame berukuran besar di depan Pasar Kedungpring, Desa Kedungpring, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, roboh dan nyaris menutup badan jalan raya pada Minggu (29/3/2026) malam. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga dan pengguna jalan yang melintas.

Papan reklame Kdp Polsek
Papan reklame di depan Pasar Kedungpring, roboh dan nyaris menutup badan jalan [Foto: Doc Polsek Kedungpring]
Reklame yang roboh tampak miring dan tersangkut pada kabel di atas jalan. Situasi ini membuat arus lalu lintas terganggu, bahkan sejumlah pengendara memilih jalur alternatif untuk menghindari risiko tertimpa material besi yang masih menggantung.

Warga sekitar segera melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian. Tak lama berselang, petugas Polsek Kedungpring bersama instansi terkait tiba di lokasi untuk mengamankan area dan mengevakuasi reklame. Kapolsek Kedungpring, AKP Sudibyo, menegaskan pentingnya penertiban pemasangan reklame maupun kabel agar tidak membahayakan masyarakat.

“Papan reklame seharusnya dipasang di lokasi yang aman. Selain itu, kabel-kabel yang semrawut juga perlu ditertibkan demi keselamatan dan keindahan lingkungan,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Petugas sempat menduga kabel yang tersangkut adalah kabel listrik. Namun setelah berkoordinasi dengan PLN, diketahui bahwa kabel tersebut merupakan jaringan wifi. Untuk menghindari bahaya lebih lanjut, tiang reklame dipotong menggunakan gerinda hingga akhirnya berhasil dipindahkan dari jalan raya.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan umum melalui layanan Call Center 110. “Kami berharap kamtibmas di Lamongan tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Dengan penanganan cepat aparat kepolisian, pemerintah desa, PLN, dan warga, papan reklame yang roboh akhirnya berhasil dievakuasi sehingga arus lalu lintas kembali normal. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *