Duka di Baturetno: Langit Tuban Menangisi Kepergian Kapten Marindra

admin
Duka di Baturetno

TUBAN | MDN – Kabar jatuhnya helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, bukan sekadar berita duka bagi dunia penerbangan Indonesia. Di Tuban, Jawa Timur, kabar itu menorehkan luka mendalam bagi keluarga dan warga Kelurahan Baturetno, tempat sang pilot, Kapten Marindra Wibowo, berasal.

Rumah orang tua Marindra di gang kecil kawasan Baturetno kini tampak lengang. Pagar besi tertutup rapat, halaman sepi tanpa aktivitas. Sejumlah kerabat dikabarkan telah berangkat ke Surabaya untuk menunggu kabar resmi dari pihak berwenang terkait proses evakuasi korban.

Ketua RT setempat, Arifin, membenarkan bahwa pasangan Sudiyono dan Prapti Indah Lestari, orang tua Kapten Marindra, sudah tidak berada di rumah sejak kabar musibah itu tersiar. “Saya tahu dari berita televisi, lalu Babinsa datang memastikan kalau Kapten Marindra termasuk korban kecelakaan helikopter di Kalimantan,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Marindra dikenal warga sebagai pribadi yang rendah hati. Meski jarang terlihat di rumah karena tuntutan profesinya, ia selalu menyapa dengan senyum hangat setiap kali pulang ke Tuban. “Beliau itu sopan sekali, tidak sombong meski sudah jadi pilot,” kenang Arifin.

Putra kedua dari keluarga Sudiyono–Prapti itu meniti karier panjang di dunia penerbangan. Ia pernah menjadi perwira penerbang di TNI Angkatan Laut, tergabung dalam Skuadron 200 Wing Udara Armada Timur, sebelum akhirnya beralih ke sektor swasta. “Tahu saya dulu beliau pilot di TNI AL, kemudian pindah ke perusahaan penerbangan,” tambah Arifin.

Kini, nama Kapten Marindra Wibowo menjadi simbol dedikasi dan pengabdian seorang putra daerah yang menorehkan prestasi di langit Indonesia. Di Tuban, doa dan air mata mengalir dari rumah ke rumah, mengenang sosok yang telah terbang terlalu tinggi—dan kini kembali ke pangkuan Sang Pencipta.

Selamat jalan, Kapten Marindra. Langit Tuban akan selalu mengenangmu.

[Tulisan Redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *