Warta  

UPI Level Up, Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Dorong Wirausaha Baru Naik Kelas Lewat Bimtek Mutu Berbasis Standar

admin
IMG 20260729 WA0053 copy 960x576

KEDIRI | MDN – Dinas Perikanan Kabupaten Kediri terus mendorong pelaku usaha pengolahan hasil perikanan agar mampu naik kelas melalui program UPI Level Up (Sadar Mutu, Tuntas Legalitas, dan Siap Naik Kelas) bagi Wirausaha Baru (WUB). Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Mutu Berbasis Standar yang digelar di Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Jalan Pamenang No. 40, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 20 pelaku usaha pengolahan hasil perikanan sebagai bagian dari peningkatan kapasitas UMKM agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas, higienis, aman dikonsumsi, dan memiliki daya saing tinggi di pasar.

Bimtek dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nurhafid, S.Pt., M.M., didampingi Kepala Bidang Usaha Perikanan, drh. Ennysa Novia Amalia. Materi teknis disampaikan oleh narasumber dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Wira Perdana, S.Pd., M.P., yang mengupas teknologi pengolahan hasil perikanan, penerapan standar mutu, serta pentingnya higienitas dalam setiap tahapan produksi.

Dalam sambutannya, Nurhafid menegaskan bahwa penerapan standar mutu dan higienitas menjadi faktor utama agar produk olahan perikanan lokal mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

«”Melalui bimtek ini kami ingin meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu menghasilkan produk olahan perikanan yang berkualitas, aman dikonsumsi, memenuhi standar higienitas, serta memiliki nilai tambah. Produk lokal Kabupaten Kediri memiliki potensi besar untuk berkembang hingga menembus pasar yang lebih luas apabila didukung inovasi, pengemasan yang baik, dan penerapan standar mutu secara konsisten,” ujarnya.»

Ia juga berharap para pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk yang lezat, tetapi juga memahami pentingnya sanitasi, keamanan pangan, pelabelan, legalitas usaha, hingga strategi pemasaran digital sebagai bekal untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Salah satu contoh keberhasilan program ini terlihat di Desa Kayen, Kecamatan Kayen Kidul. Sejumlah pelaku usaha rumahan berhasil mengembangkan produk rengginang inovatif dengan cita rasa ikan yang dipelopori oleh Siti Fauziah bersama kelompoknya.

Produk tersebut kini hadir dalam berbagai varian rasa, seperti ikan lele, patin, nila, gurami, cumi-cumi, hingga varian nonikan seperti bayam dan wortel. Inovasi tersebut menjadi bukti bahwa diversifikasi produk mampu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus memperluas pangsa pasar.

Siti Fauziah mengaku mengikuti bimtek untuk meningkatkan kualitas produknya agar semakin diminati konsumen.

«”Harapannya nanti semoga saya bisa memproduksi produk yang lebih bagus lagi, yang lebih berkualitas lagi dan tentunya lebih higienis,” tuturnya.»

Saat ini produk rengginang aneka rasa tersebut telah dipasarkan secara daring dan didistribusikan ke berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Kediri, Tulungagung, Situbondo, dan Bondowoso. Capaian tersebut menunjukkan bahwa inovasi berbasis hasil perikanan memiliki peluang besar dalam meningkatkan nilai ekonomi UMKM.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Perikanan, drh. Ennysa Novia Amalia, menjelaskan bahwa bimtek dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai diversifikasi produk, teknik pengolahan hasil perikanan, penerapan standar mutu, serta pemenuhan legalitas usaha agar produk memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Melalui program UPI Level Up (Sadar Mutu, Tuntas Legalitas, dan Siap Naik Kelas), Dinas Perikanan Kabupaten Kediri berharap semakin banyak wirausaha baru dan pelaku UMKM yang mampu menghasilkan produk olahan perikanan berkualitas, higienis, bernilai tambah, serta siap bersaing di pasar yang lebih luas. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat sektor ekonomi berbasis potensi perikanan lokal di Kabupaten Kediri.[Yud]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *