Daerah  

Sugihwaras Bergoyang: Karnaval Kemerdekaan Ke-81 RI Diwarnai Adu Yel-Yel 16 RW di Depan Plt Bupati

admin
Karnaval Kemerdekaan Sugihwaras Berwarna warni

PEMALANG | MDN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Sugihwaras, Kabupaten Pemalang, berlangsung meriah pada Minggu (30/8/2026). Pesta rakyat ini tidak hanya diwarnai oleh pawai budaya, tetapi juga penyerahan karya swadaya masyarakat berupa Gapura Cucutan serta atraksi kreatif dari puluhan RW.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang, Nurkholes, didampingi Sekretaris Daerah Bagus Sutopo dan Lurah Sugihwaras Praditiya, hadir langsung membuka rangkaian acara di depan Kantor Kelurahan Sugihwaras.

Atmosfer kemeriahan sudah terasa sejak awal acara. Sebelum rombongan karnaval dilepas, perwakilan dari 16 RW secara bergantian menampilkan yel-yel khas dan koreografi unik di hadapan jajaran pimpinan daerah. Kemeriahan tersebut mengundang gelak tawa dan tepuk tangan meriah dari para pejabat serta warga yang memadati lokasi.

Di selang agenda karnaval, Plt. Bupati Pemalang Nurkholes meresmikan ikon baru kelurahan, yaitu Gapura Cucutan. Bangunan ikonik yang dihiasi miniatur kapal perahu ini didirikan murni atas inisiatif dan pendanaan swadaya warga Sugihwaras.

Dalam arahannya, Nurkholes mengapresiasi kebersamaan warga yang dinilainya berhasil merawat tradisi gotong royong di tengah arus modernisasi.

“Saya sangat bangga dapat hadir di tengah warga Sugihwaras. Pembangunan gapura hasil swadaya ini adalah bukti otentik bahwa masyarakat di sini rukun dan memiliki jiwa gotong royong yang amat tinggi,” puji Nurkholes.

Ia menambahkan bahwa agenda karnaval tahunan ini harus dimaknai lebih dari sekadar ajang tontonan.

“Karnaval ini menjadi wadah untuk merekatkan tali silaturahmi, menjaga kekompakan warga agar tetap guyub, sekaligus bentuk rasa syukur kita bersama atas nikmat kemerdekaan,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Sugihwaras Praditiya membeberkan filosofi di balik bentuk miniatur perahu pada Gapura Cucutan. Menurutnya, simbol kapal mencerminkan kesiapan nakhoda dan awak kelurahan dalam melayani seluruh lapisan masyarakat.

Guna memperkuat identitas tersebut, pihak kelurahan juga meluncurkan tradisi pelayanan publik yang terbilang unik.

“Bentuk kapal ini adalah simbol komitmen kami. Mulai saat ini, setiap Senin hingga Jumat tepat pukul 07.30 WIB, kami akan membunyikan klakson kapal sebagai penanda resmi bahwa Kelurahan Sugihwaras siap memberikan pelayanan kepada warga,” ujar Praditiya.

Usai prosesi peresmian, Plt. Bupati Pemalang secara resmi melepas peserta karnaval 16 RW yang mengular sepanjang rute jalan protokol kelurahan dengan menampilkan aneka kostum daur ulang, miniatur pembangunan, serta kreasi seni lokal. [SIS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *