Warta  

Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 1 Grogol Diwarnai Berbagai Kegiatan Sosial

admin
IMG 20260525 WA0036 copy 1280x768

KEDIRI | MDN  – Dalam rangka pelepasan siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025-2026, SMPN 1 Grogol tidak hanya menggelar acara seremonial semata, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang bertujuan menanamkan nilai kepedulian, empati, serta pengabdian kepada masyarakat.

Kepala SMPN 1 Grogol, Setyo Wibowo mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman bermakna bagi para siswa sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat meninggalkan jejak kebaikan serta membawa pengalaman bermakna sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” terang Setyo Wibowo.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan, di antaranya santunan anak yatim, bantuan sosial untuk siswa kurang mampu, gerakan membersihkan musholla di lingkungan masyarakat, hingga bantuan sosial untuk tukang becak.

Menurutnya, santunan anak yatim dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur sekolah kepada sesama. Kegiatan tersebut bertujuan untuk berbagi kebahagiaan, mempererat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan sikap peduli sosial di kalangan siswa.

“Santunan diberikan dalam suasana penuh kebersamaan dan harapan agar dapat memberikan manfaat serta semangat bagi para penerima,” ujarnya.

Selain itu, sekolah juga memberikan bantuan sosial kepada siswa dari keluarga kurang mampu yang berpotensi mengalami putus sekolah. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan agar para siswa tetap memiliki kesempatan dan semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Melalui kegiatan itu, pihak sekolah berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memberikan motivasi kepada siswa agar terus meraih cita-cita mereka.

Tak hanya itu, siswa bersama para guru juga melaksanakan kerja bakti membersihkan musholla di sekitar lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan area dalam dan luar musholla, merapikan fasilitas ibadah, hingga menciptakan suasana yang bersih dan nyaman bagi masyarakat dalam beribadah.

Kegiatan kerja bakti tersebut sekaligus menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa melalui penanaman nilai gotong royong, kepedulian lingkungan, dan kebersamaan.

Dalam rangkaian kegiatan sosial lainnya, sekolah juga memberikan bantuan kepada para tukang becak di sekitar lingkungan sekolah sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang sehari-hari bekerja keras mencari nafkah.

Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan para penerima sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan siswa.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap momentum pelepasan siswa kelas IX tidak hanya menjadi ajang perpisahan semata, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang kuat.

Nilai-nilai kepedulian sosial, empati, gotong royong, dan kemanusiaan yang ditanamkan diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam menjalani kehidupan di masa depan.

Dengan demikian, para siswa tidak hanya meninggalkan sekolah dengan kenangan, tetapi juga dengan jejak kebaikan yang memberi makna, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya.[Yud]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *