Daerah  

Sinergi Membangun Desa, 194 Mahasiswa KKN Unair Siap Tebar Solusi di Tuban

admin
Sinergi membangun desa di Tuban

TUBAN | MDN – Komitmen pembangunan daerah berbasis kolaborasi akademis kembali diperkuat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban secara resmi menyambut kedatangan 194 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) ke-8 Universitas Airlangga (Unair) Surabaya di Pendopo Krido Manunggal, Senin (13/7).

Kehadiran ratusan intelektual muda ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak inovasi yang langsung menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat di tingkat desa.

Selama masa pengabdian, para mahasiswa yang berasal dari lintas program studi tersebut akan disebar di empat wilayah kecamatan di Kabupaten Tuban. Mereka ditantang untuk melebur dengan warga, memetakan potensi lokal, sekaligus merumuskan solusi atas persoalan yang dihadapi komunitas setempat.

Dekan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, Prof. Dian Yulie Reindrawati, menegaskan bahwa KKN BBK bukan sekadar agenda akademik tahunan. Program ini merupakan pengejawantahan nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya sektor pengabdian masyarakat.

“KKN adalah ruang di mana teori di bangku kuliah diuji oleh realitas. Kami ingin mahasiswa tidak hanya membawa pulang data, tetapi meninggalkan solusi konkret yang bermanfaat bagi masyarakat Tuban,” ujar Prof. Dian.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas keterbukaan Pemkab Tuban yang terus mendukung ruang belajar luar kampus bagi mahasiswa Unair. Prof. Dian berharap kerja sama ini menjadi jembatan untuk kolaborasi sektor lain yang lebih luas di masa depan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tuban, Abdul Rakhmat, menilai kehadiran mahasiswa Unair menjadi energi baru bagi percepatan pembangunan daerah. Pendekatan akademis yang segar dari mahasiswa diyakini mampu melengkapi program kerja pemerintah yang sedang berjalan.

“Kami sangat terbuka dengan ide-ide kreatif dan rekomendasi pembangunan yang lahir dari kacamata akademis mahasiswa. Harapan kami, program kerja yang mereka susun nantinya selaras dengan prioritas pembangunan Pemkab Tuban agar dampaknya bisa berkelanjutan,” pungkas Abdul Rakhmat.

Melalui sinergi yang erat ini, KKN BBK ke-8 Unair di Bumi Wali diharapkan tidak hanya membekali mahasiswa dengan kepekaan sosial, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat Tuban. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *