Berawal dari Bakar Sampah, Lahan Tebu dan Warung Warga di Sambeng Lamongan Hangus Terbakar

admin
Berawal dari Bakar Sampah, Lahan Tebu dan Warung Warga di Sambeng Lamongan Hangus Terbakar

LAMONGAN | MDN – Kebakaran hebat melanda area lahan tebu di Dusun Pandak, Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Minggu (23/8). Kobaran api yang diduga dipicu sisa pembakaran sampah tersebut menjalar cepat hingga menghanguskan sebuah bangunan warung milik warga setempat.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB ini bermula saat api membakar lahan tebu milik Ahmado (43), warga Desa Selorejo. Hembusan angin serta kondisi vegetasi yang mengering membuat si jago merah dengan mudah merembet ke warung kosong milik Amar (70).

Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa kepulan asap pertama kali disadari oleh seorang warga yang melintas sepulang dari sawah. Melihat kobaran api yang kian membesar dan mendekati kawasan permukiman, warga berupaya memadamkan api secara swadaya sebelum melapor ke pihak berwajib.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek Sambeng IPTU Ridwan Hariyanto, S.M., bersama personel kepolisian, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Lamongan, dan perangkat desa langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman gabungan.

“Petugas bersama masyarakat berjibaku di lapangan hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan dipadamkan total sekitar pukul 13.00 WIB,” ujar IPDA M. Hamzaid.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian awal, titik api diduga kuat berasal dari pembakaran sampah yang belum padam sepenuhnya lalu menyambar material kering di lahan tebu. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta.

Menyikapi insiden ini, Polres Lamongan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra selama musim kemarau. Warga diminta menghentikan kebiasaan membakar sampah sembarangan, khususnya di area dekat lahan pertanian atau vegetasi yang mudah terbakar, serta segera melapor ke petugas jika menemukan potensi titik api. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *