Warta  

Genjot Akses Tani Wanarata, Danramil Bantarbolang Turun Tangan Pasang Sling Jembatan Perintis Garuda

admin
Genjot Akses Tani Wanarata, Danramil Bantarbolang Turun Tangan Pasang Sling Jembatan Perintis Garuda

PEMALANG | MDN — Upaya mempercepat konektivitas antarwilayah dan memperlancar distribusi hasil pertanian di Kabupaten Pemalang terus dimaksimalkan. Komandan Koramil (Danramil) 09/Bantarbolang Kodim 0711/Pemalang, Kapten Inf Sarmin, turun langsung memimpin jajarannya dalam proses pemasangan sling bawah Jembatan Perintis Garuda di Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, Rabu (26/8/2026).

Pembangunan jembatan gantung sepanjang 70 meter dengan lebar 1,20 meter ini dirancang khusus untuk membuka keterisolasian jalur pertanian warga setempat. Keterlibatan aktif personel TNI AD di lapangan bertujuan memastikan pengerjaan berjalan presisi, aman, dan selesai sesuai target waktu yang ditetapkan.

Danramil 09/Bantarbolang, Kapten Inf Sarmin, menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam proyek infrastruktur desa ini merupakan wujud komitmen pendampingan kepada masyarakat, terutama dalam sektor vital seperti pertanian dan mobilitas harian.

“Kami terjun langsung membantu agar setiap tahapan, khususnya pemasangan sling bawah yang butuh kecermatan tinggi, dapat berjalan lancar. Jembatan ini adalah urat nadi baru bagi warga Desa Wanarata. Kunci utamanya bukan sekadar fisik bangunan yang berdiri, melainkan nilai gotong royong dan keselamatan yang harus terjaga,” ujar Kapten Inf Sarmin di lokasi kegiatan.

Sebelumnya, keterbatasan sarana penyeberangan menjadi hambatan utama para petani saat mengangkut hasil panen dari areal perkebunan menuju pusat pemasaran. Akses jalan yang memutar dan memakan waktu kerap melipatgandakan biaya logistik warga.

Manfaat pembangunan ini dirasakan langsung oleh warga lokal. Sartono, salah satu tokoh warga Desa Wanarata, menyampaikan apresiasi atas sinergi TNI yang tidak ragu terjun ke area pengerjaan fisik.

“Kami sangat terbantu. Dulu angkut hasil panen sangat berat karena aksesnya terbatas. Kehadiran Pak Danramil dan anggota TNI tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga menyuntikkan semangat gotong royong bagi warga desa,” tutur Sartono.

Pemerintah wilayah beserta Kodim 0711/Pemalang berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda kelak tidak hanya mempermudah lalu lintas warga, tetapi juga menjadi stimulan pertumbuhan ekonomi perdesaan secara berkelanjutan. [SIS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *