LAMONGAN | MDN – Jalan Raya Takerharjo, Kecamatan Solokuro, menjadi saksi bisu insiden tragis pada Minggu (22/2) sore. Sebuah mobil yang melaju dari arah utara mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak pohon di tepi jalan. Dua penumpang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Mobil bernopol N-10xx-FH yang dikemudikan oleh M. Munif (36), warga Desa Tiremenggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, membawa tiga penumpang laki-laki. Mereka adalah Ahmadu Kumara Seta (32) dan Leo Wira Hardiono (31), keduanya warga Tiremenggal, serta Qolbi Mahvi Putra (23), warga Kencong, Kabupaten Jember.
Menurut keterangan saksi, kendaraan melaju dari arah utara ke selatan. Saat melintasi Jalan Raya Takerharjo, mobil diduga selip akibat kondisi jalan yang licin, lalu oleng ke kanan dan bagian belakangnya menghantam pohon besar di pinggir jalan. Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada bodi mobil, terutama di bagian kiri dan belakang.
Akibat insiden tersebut, dua penumpang yakni Ahmadu dan Leo dinyatakan meninggal dunia. Sementara Qolbi mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Pengemudi Munif selamat dari kecelakaan. Kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta.
Petugas Satlantas Polres Lamongan yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi korban ke fasilitas medis terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menyampaikan bahwa kecelakaan diduga akibat kurangnya kehati-hatian pengemudi saat melintasi jalan yang basah. Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat berkendara di jalur yang rawan selip.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan sesuaikan kecepatan dengan situasi jalan. Genangan air bisa menyebabkan kendaraan kehilangan kendali,” ujarnya, Senin (23/2).
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap insiden ini dan akan menyampaikan informasi lanjutan sesuai hasil penyelidikan. [NH]











