SERANG | MDN – Upaya penguatan ekonomi desa di Provinsi Banten menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total 1.551 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang direncanakan, sebanyak 55 persen kini telah memiliki lahan bangunan. Sementara itu, 647 unit koperasi sudah resmi beroperasi dan melayani masyarakat.
Kehadiran koperasi ini tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga berkembang menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga penyedia akses layanan sosial. Dengan demikian, koperasi menjadi simpul penting dalam aktivitas ekonomi warga.
Salah satu contoh keberhasilan dapat dilihat di Koperasi Merah Putih Desa Ranjeng. Tata kelola yang tertib, unit usaha yang beragam, serta kolaborasi dengan program sosial menjadikan koperasi ini sebagai model nasional dalam pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Target utama program ini jelas: mendorong pertumbuhan ekonomi desa, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kemandirian masyarakat. Pemerintah daerah berharap dukungan warga semakin kuat, baik melalui partisipasi sebagai anggota maupun dengan berbelanja di koperasi sekitar.
Dengan langkah ini, Banten menegaskan komitmennya membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan, dimulai dari desa. [KJI]













