Warta  

Gus Irul Raih Dukungan Penuh, Pimpin Sarbumusi NU Lamongan 2026–2031

admin
Sah! Gus Irul Terpilih Aklamasi

Sah! Gus Irul Terpilih AklamasiLAMONGAN | MDN – Estafet kepemimpinan Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) NU Kabupaten Lamongan resmi berganti. Nihrul Bahi Alhaidar, SH, atau yang akrab disapa Gus Irul, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC Sarbumusi NU Lamongan periode 2026–2031 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di Onea Cafe, Jalan Kadet Suwoko, Jumat (6/3/2026).

Gus Irul, seorang advokat, menggantikan Agus Susanto, ketua demisioner yang sebelumnya meletakkan pondasi gerakan buruh di Lamongan.

Ketua Tanfidziyah PCNU Lamongan, Dr. KH. Syahrul Munir, M.Pd (Gus Syahrul), menekankan perlunya penguatan advokasi ketenagakerjaan. “Saya melihat advokasi dunia ketenagakerjaan di Kabupaten Lamongan masih rendah. Ketua terpilih harus bekerja optimal karena masih banyak masalah perburuhan yang memerlukan perhatian serius,” ujarnya.

Agus Susanto turut berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan tonggak advokasi yang telah dibangun. “Kami sudah membuka pintu dan melakukan pendampingan di beberapa titik. Tugas pengurus mendatang adalah memperkuat bangunan tersebut,” ungkapnya.

Dalam sambutan perdananya, Gus Irul menyampaikan komitmen membentuk kepengurusan solid agar organisasi segera bergerak. “Fokus kami ke depan adalah menyelesaikan persoalan buruh di Lamongan melalui koordinasi intensif bersama stakeholder dan perusahaan,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya dialog strategis untuk memastikan hak-hak pekerja terpenuhi, termasuk perhatian khusus terhadap hak Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idul Fitri. “Kami berharap seluruh perusahaan di Lamongan mematuhi aturan ketenagakerjaan, terutama terkait hak pekerja, sehingga tidak ada lagi problem yang muncul,” tambahnya.

Terpilihnya Gus Irul diharapkan membawa angin segar bagi iklim ketenagakerjaan di Lamongan. Dengan latar belakang hukum yang dimilikinya, Sarbumusi NU Lamongan diproyeksikan menjadi jembatan yang adil antara hak buruh, kepentingan investor, dan keberlangsungan perusahaan demi kemajuan ekonomi daerah. [NH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *