Warta  

Pemkab Tuban Dapat Apresiasi, Verval Data Jadi Fondasi Kebijakan Tepat Sasaran

admin
Wagub Jatim Apresiasi Verval Data Pemkab Tuban

TUBAN | MDN – Pemerintah Kabupaten Tuban mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, atas langkah serius dalam melaksanakan verifikasi dan validasi (verval) data kependudukan. Pujian tersebut disampaikan Emil saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan RKPD 2027 di Pendopo Krido Manunggal, Selasa (31/03/2026).

Emil menilai, upaya Pemkab Tuban merupakan wujud nyata komitmen daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis data yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, keberadaan data valid menjadi fondasi utama dalam merancang kebijakan publik yang tepat sasaran.

“Langkah ini bukan untuk menyaingi BPS, melainkan memperkuat dan melengkapi data yang sudah ada. Dengan verval, kualitas data semakin komprehensif,” ujar Emil.

Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan Pemkab Tuban menyentuh hingga level mikro dengan pengumpulan data langsung di masyarakat. Hal ini memungkinkan pemerintah daerah memiliki gambaran kondisi riil yang lebih detail, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan warga.

Wagub juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Kolaborasi tersebut diyakini mampu menghasilkan satu basis data yang kuat dan terpercaya sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Data dari Pemkab Tuban dan BPS bisa saling melengkapi. Dengan sinergi, kita menghadirkan satu data yang akurat dan bisa digunakan bersama,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Pemprov Jawa Timur menegaskan komitmen mendorong integrasi data lintas sektor di seluruh daerah. Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan sekaligus pelayanan publik.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., menyampaikan bahwa sekitar 9.000 aparatur sipil negara (ASN) diterjunkan untuk melakukan verval di 20 kecamatan sejak 26 Maret hingga 20 April. “Seluruh proses pelayanan tetap berjalan normal. Verval ini juga menjadi sarana Pemkab hadir mendengarkan masukan warga sekaligus mempertajam kepekaan sosial aparatur,” jelasnya.

Dengan data yang semakin jelas dan terukur, program pembangunan di tingkat provinsi maupun kabupaten diharapkan lebih terarah, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Emil berharap praktik baik Pemkab Tuban dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Jawa Timur.

“Semakin banyak daerah melakukan penguatan data, semakin kuat ekosistem pemerintahan berbasis satu data di Jawa Timur,” tuturnya. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *