Bojonegoro Terima Penyaluran DBH Migas Tahap Kedua

admin
Bojonegoro Terima Penyaluran DBH Migas Tahap Kedua

BOJONEGORO | MDN – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menerima Dana Bagi Hasil (DBH) Migas sebesar Rp 141,43 miliar pada Selasa (31/3/2026). Penyaluran tahap kedua ini lebih tinggi dibandingkan pencairan awal Januari lalu yang mencapai Rp 94,28 miliar. Dengan tambahan tersebut, total DBH migas yang sudah masuk ke kas daerah hingga akhir Maret mencapai Rp 235,73 miliar.

Menurut data Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro, jumlah tersebut setara sekitar 25 persen dari total pagu DBH migas tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 942,9 miliar. Kepala KPPN Bojonegoro, Teguh Ratno Sukarno, menyampaikan bahwa penyaluran dilakukan bertahap sesuai dengan realisasi penerimaan negara. “DBH migas kembali disalurkan, Selasa (31/3) sebanyak Rp 141,43 miliar,” ujarnya.

Kontribusi terbesar masih berasal dari sektor minyak bumi. Hingga akhir Maret, DBH minyak bumi yang telah disalurkan mencapai Rp 229,91 miliar dari total pagu Rp 919,65 miliar. Sementara itu, DBH gas bumi tercatat Rp 5,34 miliar dari pagu Rp 21,37 miliar. Selain migas, DBH sumber daya alam lain seperti kehutanan, perikanan, dan minerba juga mulai tersalurkan meski dengan nominal relatif kecil.

Secara keseluruhan, sisa pagu DBH migas yang belum dicairkan masih cukup besar, yakni sekitar Rp 707,17 miliar atau 75 persen dari total alokasi tahun ini. Mekanisme pencairan bertahap ini menegaskan bahwa besaran dana yang diterima daerah bergantung pada kinerja penerimaan sektor migas nasional, sehingga tidak langsung dicairkan sekaligus di awal tahun. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *