Warta  

Polsek Laren Antisipasi Tawuran dan Kerawanan Lainnya Jelang Sahur di Bulan Ramadhan 1446 Hijriah

admin
Polsek laren antisipasi tawuran dan kerawanan lainnya jelang sahur

LAMONGAN | MDN – Dibulan suci Ramadhan 1446 H, Anggota Polsek Laren, Aiptu Shafan, dan Bripda Mirza, rutin patroli waktu jelang sahur, Patroli ini merupakan instruksi langsung Kapolres Lamongan. (14/03/25)

Melalui instruksi ini, Anggota Polsek Laren, akan secara rutin menggelar patroli kamtibmas jelang sahur di wilayahnya antara selesai waktu Tarawih sampai jelang waktu Sahur atau jelang Subuh. Patroli kamtibmas jelang sahur seperti yang dilaksanakan Anggota Polsek Laren.

Patroli dengan difokuskan pada pemukiman penduduk yang melakukan dengan mengunakan Sound Sistem saat membangunkan sahur yang rawan gangguan kamtibmas.

Kapolsek Laren, Iptu Witono Hariadi S.H, mengatakan “selain untuk menjamin keamanan wilayah, Patroli yang digelar menjelang waktu sahur ini bertujuan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas dan membantu warga melaksanakan ronda sahur menggunakan pengeras suara dari kendaraan dinas polri.

Dengan memberikan pesan kamtibmas kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga keamanan di lingkungannya sehingga di bulan Suci Ramadhan 1446H ini, bisa menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai dan mencegah perang sarung yang biasa dilakukan oleh anak-anak remaja dimalam bulan Ramadhan ini serta gangguan kamtibmas lainnya.”

Pada saat pelaksanaan patroli untuk malam ini Polsek Laren, tidak mendapati kejadian gangguan kamtibmas, hanya memberikan himbauan kamtibmas kepada warga.

Polsek Laren berkomitmen di bulan suci Ramadhan ini akan melakukan patroli sahur dalam mewujudkan kenyamanan warga melaksanakan ibadah puasa juga memberikan himbauan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan ini boleh mengadakan ronda sahur namun tidak menggunakan sound sistem yang dapat menggangu ketentraman warga lainnya.

“Kegiatan Patroli rutin setiap malam hingga dini hari pada bulan Ramadhan kali ini di fokuskan kepada komunitas ronda yang memakai sound system keras yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.” Pungkasnya. [ZN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *