GOWA – MDN | Musyawarah Kecamatan (Muscam) II DPK KNPI Bontolempangan menetapkan H. Said sebagai Ketua DPK KNPI Bontolempangan. Agenda yang digelar di Gedung Pemuda DPD KNPI Kabupaten Gowa, Sabtu (13/9/2025), berlangsung penuh kekeluargaan dan diwarnai semangat kebersamaan.
Said, yang dikenal sebagai pengusaha muda di bidang travel haji dan umrah, terpilih secara aklamasi setelah seluruh peserta Muscam sepakat mendukungnya sebagai nakhoda baru KNPI Bontolempangan. Keputusan bulat ini dinilai sebagai bukti soliditas pemuda di tingkat kecamatan sekaligus wujud kepercayaan terhadap figur muda yang berpengalaman di dunia usaha.
Ketua DPD KNPI Gowa, Alumnus Zainuddin, yang hadir membuka jalannya Muscam, memberikan apresiasi terhadap proses yang berlangsung kondusif dan demokratis. Ia menilai aklamasi tersebut merupakan cerminan kedewasaan dan kekompakan pemuda Bontolempangan.
“Terpilihnya H. Said secara aklamasi menandakan adanya kepercayaan penuh dari para peserta Muscam. Saya optimis, kepemimpinan beliau akan membawa energi baru bagi gerakan kepemudaan di Bontolempangan,” ujar Alumnus.
Selain itu, Alumnus juga menyampaikan bahwa KNPI Bontolempangan diharapkan mampu menjadi wadah pemuda dalam melahirkan ide kreatif, berperan aktif dalam pembangunan, serta menjadi mitra strategis pemerintah di tingkat kecamatan. Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi motor penggerak perubahan.
Dalam sambutannya, H. Said menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan amanah bersama, bukan kemenangan pribadi. Ia mengajak seluruh pemuda untuk bersatu dan berkolaborasi demi menghadirkan program-program nyata bagi masyarakat.
Camat Bontolempangan, Al Ashar, bersama jajaran pengurus KNPI, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), serta sejumlah tokoh pemuda turut hadir menyaksikan jalannya Muscam.
Dengan latar belakang sebagai pengusaha muda, Said diyakini mampu membawa spirit kemandirian, kreativitas, dan inovasi dalam memimpin DPK KNPI Bontolempangan. Kehadirannya di pucuk kepemimpinan diharapkan memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan sekaligus mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. [D’kawang]













