TAKALAR – MDN | Setelah lama disebut “mati suri” karena hanya sibuk di TK/TPA, kini BKPRMI Takalar kembali menyalakan secercah harapan baru. Hadirnya pengurus baru di bawah kepemimpinan Abdullah Hasan, S.Pd.I, diyakini akan membangkitkan kembali kegiatan remaja masjid yang hampir punah di kampung-kampung.
Fenomena remaja masjid yang nyaris hilang dari perkampungan, bahkan daftar pengurus yang dulu terpajang di dinding masjid kini hampir punah, menjadi perhatian serius Abdullah Hasan. Menurutnya, BKPRMI tidak boleh berhenti pada pengajaran TK/TPA saja, tetapi juga wajib hadir membina remaja masjid sebagai generasi penerus umat.
Ketua DPD BKPRMI Takalar, Abdullah Hasan, S.Pd.I, menegaskan bahwa kepemimpinannya akan difokuskan untuk mengembalikan marwah BKPRMI sebagai wadah pembinaan remaja masjid. Ia meyakini, hadirnya Bupati dan Wakil Bupati dalam pelantikan pengurus baru menjadi tanda kuat bahwa BKPRMI mendapat dukungan penuh untuk kembali bangkit.
“Inshaa Allah, kami akan kembalikan BKPRMI ke asalnya sebagai wadah pembinaan remaja masjid. Kehadiran Bapak Bupati dan Wakil Bupati Takalar dalam pelantikan kemarin menjadi pertanda bahwa BKPRMI siap bangkit kembali. Saya pribadi akan benar-benar berjuang agar kegiatan remaja masjid hidup kembali di seluruh kampung,” tegas Abdullah Hasan.
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Takalar dalam pelantikan pengurus baru juga menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah daerah terhadap kebangkitan BKPRMI. Masyarakat pun berharap, program-program seperti pelatihan kepemimpinan, kajian islami, lomba keagamaan, kegiatan sosial, hingga kreativitas pemuda berbasis masjid segera digalakkan kembali.
Kini publik menaruh harapan besar kepada Abdullah Hasan, S.Pd.I, untuk membawa BKPRMI Takalar keluar dari “mati suri” dan kembali menjadi motor penggerak remaja masjid. Popularitasnya sebagai Ketua BKPRMI Takalar kian melejit, seiring tekad besarnya membangkitkan kembali ruh remaja masjid yang sempat padam. [D’kawang]













