Warta  

Dr. Dra. Henny Mahmudah, M.E. Resmi Sandang Gelar Doktor Ilmu Ekonomi UNTAG, Harapan Besar Untuk UNISLA Lamongan

admin
IMG 20251211 WA0008

SURABAYA | MDN – Universitas Islam Lamongan ( UNISLA) kembali mencatatkan prestasi di dunia akademik. Dra. Henny Mahmudah, M.E., seorang pendidik yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk kemajuan ilmu ekonomi dan pendidikan tinggi, resmi dikukuhkan sebagai Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya.

Rabu( 10/12/2025).

Kabar ini tidak hanya menjadi kebahagiaan pribadi, tetapi juga membawa rasa bangga mendalam bagi keluarga besar Universitas Islam Lamongan (UNISLA), tempat beliau berkiprah sebagai dosen senior dan pernah mengemban amanah sebagai Dekan Fakultas Ekonomi.

Sosok Dr. Henny Mahmudah dikenal luas sebagai figur yang tenang, bijaksana, dan teguh dalam memegang komitmen akademik. Perjalanan doktoral yang beliau tempuh bukan sekadar perjalanan menuntaskan studi, tetapi juga perjalanan spiritual dan intelektual yang mengasah ketekunan serta prinsip hidupnya sebagai seorang pendidik. Di tengah kesibukan mengajar, membimbing tugas akhir mahasiswa, mengelola kegiatan fakultas, dan berkontribusi dalam berbagai forum akademik, beliau tetap mampu menyelesaikan studi doktoral dengan penuh dedikasi, menunjukkan kualitas karakter yang patut dijadikan teladan.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNISLA, DR. H. Abdul Ghofur, memberikan ucapan selamat dengan penuh kekaguman atas pencapaian Dr. Henny. Beliau menyampaikan bahwa gelar doktor ini merupakan bukti nyata dari ketulusan seseorang dalam menapaki jalan ilmu. “Ibu Henny adalah contoh bahwa ilmu tidak mengenal batas usia maupun kesibukan. Ketekunan beliau selama menempuh pendidikan doktor sungguh menginspirasi. Gelar ini bukan hanya penanda keberhasilan akademik, tetapi juga simbol keteguhan hati, ketabahan, dan komitmen mulia untuk menyebarkan ilmu pengetahuan. Seluruh keluarga besar UNISLA merasa bangga dan terhormat atas capaian luar biasa ini,” ungkap Rektor dalam suasana penuh kehangatan.

Pujian serupa juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, DR. H. Abid Muhtarom. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perjalanan akademik Dr. Henny telah memberi warna kuat dalam sejarah FEB UNISLA. “Beliau adalah sosok yang membangun fondasi kuat bagi fakultas. Banyak program pengembangan kualitas dosen dan mahasiswa lahir dari gagasan serta kerja keras Ibu Henny. Sekarang, dengan gelar doktor yang resmi disandangnya, beliau semakin mengukuhkan diri sebagai akademisi yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga berkualifikasi tinggi. Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Semoga keberhasilan ini menginspirasi dosen-dosen muda untuk terus meningkatkan kompetensi,” tutur Abid.

Sebelum meraih gelar doktor, Dr. Henny telah menorehkan jejak panjang dalam pengabdian akademik. Sebagai mantan Dekan Fakultas Ekonomi, beliau memimpin dengan gaya kepemimpinan yang tegas namun penuh empati. Ia dikenal sebagai sosok yang selalu membuka ruang dialog, memperkuat kerja sama antar-dosen, dan mengedepankan prinsip kualitas dalam setiap kebijakan. Banyak lulusan UNISLA yang mengakui bahwa pendekatan pembelajaran beliau mampu membuka cakrawala berpikir yang lebih luas, terutama terkait bagaimana ekonomi berperan dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Selama proses pendidikan doktoralnya di UNTAG, Dr. Henny terus menunjukkan karakter pembelajar sejati. Ia aktif mengikuti seminar ilmiah, mendalami literatur terbaru, dan menggagas penelitian yang relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat lokal. Fokus penelitian yang beliau pilih menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah, sebuah topik yang sangat penting dalam menjawab tantangan pembangunan masa kini. Dalam penyusunan disertasinya, ia tidak hanya menekankan aspek teoritis, tetapi juga menghadirkan analisis kontekstual yang dapat diterapkan oleh pengambil kebijakan maupun pelaku ekonomi di tingkat daerah.

Inspirasi yang lahir dari pencapaian Dr. Henny tidak hanya dirasakan oleh para dosen senior, tetapi juga dosen muda yang melihat perjuangan beliau sebagai motivasi besar. Banyak dosen muda yang menyatakan bahwa keberhasilan Dr. Henny membuktikan bahwa proses dalam dunia akademik harus dijalani dengan kesabaran dan semangat belajar tanpa henti. Sosoknya menjadi teladan bahwa pendidikan adalah perjalanan panjang yang tidak boleh dihentikan oleh kesibukan ataupun usia.

Mahasiswa pun merasakan getaran kebahagiaan yang sama. Sebagian dari mereka yang pernah mendapatkan bimbingan langsung dari Dr. Henny menuturkan bahwa beliau adalah dosen yang selalu memotivasi mahasiswa untuk berpikir mandiri, membangun analisis kritis, dan memahami ekonomi bukan hanya sebagai teori tetapi sebagai realitas sosial. Dengan gelar doktor yang telah diraihnya, mahasiswa merasa semakin percaya diri bahwa mereka dibimbing oleh akademisi terbaik yang memiliki kompetensi mendalam.

Gelar doktor ini diharapkan menjadi titik awal dari karya-karya akademik yang lebih besar, penelitian yang lebih luas, serta kontribusi yang semakin nyata bagi masyarakat Lamongan dan Indonesia pada umumnya.

Akhirnya, gelar doktor yang diraih Dr. Dra. Henny Mahmudah, M.E. bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi menjadi cerminan dari ketulusan seorang akademisi dalam menebarkan cahaya ilmu.
Dengan capaian ini menjadi awal dari babak baru yang semakin gemilang, membawa UNISLA menuju masa depan pendidikan yang lebih kuat, serta menjadi inspirasi bagi siapa pun yang percaya bahwa ilmu adalah jalan panjang yang indah untuk dilalui.[Nh]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *