SIDOARJO | MDN – Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Sedatigede. Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan apresiasi atas pengelolaan TPST yang dinilai profesional, tertata rapi, dan mampu mandiri dalam operasional sehari-hari.
Hasil peninjauan menunjukkan, TPST Sedatigede tidak hanya berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi perekonomian warga. Sebanyak 90 persen tenaga kerja yang mengelola TPST berasal dari masyarakat setempat. Mereka memperoleh penghasilan rata-rata Rp3 juta per bulan serta fasilitas BPJS, sehingga keberadaan TPST menjadi sumber kesejahteraan baru bagi desa.
“Pengelolaan TPST ini sudah bagus dan mandiri. Dengan melibatkan warga lokal, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat sekitar,” ujar Bupati Subandi.
Ia menekankan, jika desa-desa lain mampu mengelola potensi dengan komitmen yang sama, maka TPST dapat menjadi solusi dalam menekan angka pengangguran di tingkat desa. “Pengelolaan sampah bisa menjadi sumber ekonomi. Ini contoh nyata yang patut ditiru,” tambahnya.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berencana melakukan inspeksi mendadak ke seluruh TPST di wilayahnya. Langkah ini bertujuan memastikan pengelolaan berjalan optimal, mendorong kemandirian, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Melalui penguatan TPST berbasis desa, Pemkab Sidoarjo berharap tercipta sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata. [SWD]













