Ragam  

Karepattoddo, Dusun Pisang di Kaki Pegunungan

admin
Karepattoddo, Dusun Pisang di Kaki Pegunungan mdn

TAKALAR | MDN – Di sebuah dusun kecil bernama Karepattoddo, Kecamatan Polombangkeng Timur, Kabupaten Takalar, hamparan hijau tanaman pisang berjejer rapi di kaki pegunungan. Kebun itu milik Syahrir, seorang petani sederhana yang akrab disapa Daeng Jalling.

Bagi Syahrir, menanam pisang bukan sekadar pilihan ekonomi, melainkan jalan hidup. “Insya Allah lebih menjanjikan, karena sekali tanam bisa panen berkali-kali. Perawatannya pun tidak terlalu rumit,” ujarnya sambil menatap deretan pohon pisang yang tumbuh subur.

Lebih dari 400 pohon pisang telah ia tanam. Baginya, tanaman ini bukan hanya sumber penghasilan, tetapi juga warisan jangka panjang untuk anak cucu. “Pisang bisa diwariskan. Itu yang membuat saya yakin untuk terus menanam,” tambahnya.

Namun kehidupan Syahrir tidak berhenti di kebun. Lelaki pekerja keras ini juga menggembala sapi dan masih menjalani profesi turun-temurun sebagai pandai besi di kampungnya. Di bengkel sederhana, suara dentuman besi berpadu dengan aroma tanah kebun, melengkapi keseharian seorang petani yang tak pernah lelah mencari nafkah.

Kehidupan Syahrir mencerminkan wajah desa yang bertahan dengan kearifan lokal. Pisang, sapi, dan besi menjadi simbol ketekunan sekaligus harapan. Di Karepattoddo, kerja keras bukan sekadar cerita, melainkan napas kehidupan yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. [IRF]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *