Warta  

Jaga Marwah Organisasi, PJI Lamongan Perkuat Soliditas dan Integritas Kemitraan

admin
PJI Lamongan Jaga Marwah Organisasi

BOJONEGORO | MDN – Menghadapi tantangan organisasi di tahun 2026, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Lamongan menegaskan pentingnya memperkuat soliditas internal serta menjaga integritas dalam setiap bentuk kemitraan. Langkah ini dinilai krusial untuk meredam isu negatif sekaligus meningkatkan profesionalisme anggota.

Ketua PJI Lamongan, Ir. Handoyo, dalam arahannya menekankan bahwa transparansi dan kekompakan menjadi fondasi utama dalam menjaga marwah organisasi. Ia menyoroti munculnya isu-isu miring di internal yang diduga dipicu oleh kurangnya intensitas komunikasi antaranggota.

“Semakin sering kita bertemu dan berinteraksi, maka ruang bagi fitnah akan semakin sempit. Setiap langkah strategis, termasuk koordinasi dengan pihak luar, merupakan upaya membesarkan organisasi, bukan kepentingan pribadi,” ujar Handoyo.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman menyeluruh dari setiap anggota terhadap kebijakan organisasi, agar tidak mudah terpengaruh oleh prasangka atau informasi yang belum terverifikasi.

Menurut Handoyo, kekuatan jaringan media yang dimiliki PJI menjadi instrumen kontrol sosial yang efektif. “Sekali kita menayangkan berita, ratusan media terafiliasi dapat bergerak bersama. Ini kekuatan besar yang harus dijaga dengan integritas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PJI Bojonegoro, Bambang, menekankan pentingnya profesionalisme dalam menjalin hubungan dengan instansi pemerintah maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ia mengungkapkan pengalaman saat menolak permintaan pemberian dana tanpa dasar kerja sama yang jelas.

“Kemitraan harus dilandasi kontrak kerja yang sah, seperti jasa publikasi atau program bersama. Bukan sekadar pemberian tanpa kejelasan. Jika kita menerima tanpa dasar pekerjaan, itu akan merusak martabat organisasi,” tegasnya.

Di sisi lain, pengurus DPP PJI, Budi, menilai capaian PJI Lamongan dalam membangun citra organisasi yang kredibel patut menjadi contoh bagi daerah lain. Ia menyebut prinsip satu komando sebagai kunci utama dalam menjaga kekompakan dan kekuatan organisasi.

“PJI memiliki kekuatan pada jaringan medianya yang solid. Dengan kesatuan visi dari pusat hingga daerah, organisasi ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak luas bagi masyarakat,” ungkap Budi.

Dengan semangat kebersamaan, PJI berkomitmen mempertahankan posisinya sebagai wadah jurnalis yang profesional, berintegritas, dan berpengaruh, tanpa terpengaruh tekanan eksternal maupun dinamika internal. [Bed]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *