Petani di Tuban Tewas Tersengat Pagar Listrik di Sawah Miliknya

admin
Tewas tersengat listrik di sawah

TUBAN | MDN – Seorang petani bernama Suparto ditemukan meninggal dunia di lahan persawahan miliknya di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026) sore. Korban diduga kuat tewas akibat tersengat arus listrik dari pagar setrum yang terpasang di sekitar sawah.

Kejadian bermula saat korban berpamitan kepada keluarga untuk menuju sawah sekitar pukul 15.00 WIB. Namun hingga petang hari, Suparto tidak kembali ke rumah seperti biasanya.

Merasa khawatir, ibu korban, Sumilah, meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Tiga warga yang turut membantu yakni Muhammad Ngali Rofii, Bambang Harianto, dan Ahmad Sofirin.

Sekitar pukul 17.15 WIB, para saksi menuju area persawahan milik korban. Setibanya di lokasi, mereka mendapati sepeda motor Suparto terparkir di pinggir jalan dekat sawah, sehingga menguatkan dugaan bahwa korban masih berada di sekitar lokasi.

Pencarian kemudian dilanjutkan ke area tengah sawah. Tak berselang lama, Muhammad Ngali Rofii menemukan tubuh korban tergeletak tak bernyawa. Korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan kepala mengarah ke selatan.

Yang membuat terkejut, tangan korban masih menggenggam kawat besi yang diketahui dialiri arus listrik. Para saksi kemudian memanggil rekan lainnya untuk memastikan kondisi korban sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Petugas medis dari Puskesmas Rengel bersama tim Identifikasi Polres Tuban yang tiba di lokasi melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sejumlah luka yang diduga kuat akibat sengatan listrik, di antaranya pada jempol tangan kiri, siku kiri, serta bagian leher bawah rahang. Sementara itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh lainnya.

Berdasarkan temuan awal, korban diduga meninggal dunia akibat tersengat listrik dari pagar sawah yang terhubung dengan sumber listrik dari rumah korban sendiri.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat dan menjadi pengingat akan risiko penggunaan pagar listrik di area pertanian tanpa sistem pengamanan yang memadai. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *