Daerah  

Kolaborasi Pemuda NU Kebaron Gelar Gema Sholawat Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

admin
Libur 1 Muharram dan bantuan pangan

SIDOARJO | MDN – Pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dimaknai secara religius oleh kalangan pemuda Nahdlatul Ulama di Desa Kebaron. Bertempat di Masjid Nurul Huda, kolaborasi Gerakan Pemuda Ansor dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Desa Kebaron sukses menggelar Gema Sholawat pada Kamis malam, bertepatan dengan pergantian tahun Hijriah.

Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Ranting GP Ansor Ahmad Fatoni. Di bawah koordinasinya, para kader Ansor dan pelajar IPNU bergotong royong menyiapkan rangkaian acara sebagai wujud syiar Islam dan penguatan peran pemuda dalam memakmurkan masjid.

Sejak usai Salat Isya, area masjid telah dipadati jamaah dari berbagai kalangan. Tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar tampak antusias mengikuti lantunan sholawat. Kehadiran pemuda NU dengan balutan busana santri menambah nuansa religius dan menegaskan komitmen generasi muda dalam menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah.

Dalam sambutannya, Ahmad Fatoni menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai penjaga moral dan penggerak kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, mengawali tahun baru Hijriah dengan bersholawat merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan dan keselamatan bagi Desa Kebaron.

“Momentum 1 Muharram ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pemuda harus hadir sebagai penggerak kemakmuran masjid. Bersholawat adalah jalan terbaik untuk mengetuk pintu rahmat Allah dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” ujarnya.

Suasana kian khusyuk ketika tim hadrah melantunkan sholawat Nabi Muhammad SAW dengan iringan tabuhan rebana yang harmonis. Alunan vokal para kader IPNU membuat jamaah larut dalam doa dan dzikir, menciptakan suasana penuh ketenangan dan spiritualitas.

Takmir Masjid Nurul Huda menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Sinergi antara GP Ansor dan IPNU dinilai sebagai contoh positif peran pemuda dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat, memohon keselamatan, persatuan warga, serta keberkahan di sepanjang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. [SWD]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *