Daerah  

Wabup Tuban Tekankan Akurasi Data dalam Bimtek Pengelola SIKS-NG

admin
Wabup tuban tekankan akurasi data

TUBAN – MDN | Pemerintah Kabupaten Tuban menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi para operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di aula Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Senin (15/10/2025). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono.

Bimtek ini diikuti oleh operator dari desa dan kelurahan di Kecamatan Merakurak dan Tuban Kota, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Petugas Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPDM). Kegiatan akan berlangsung secara bergiliran hingga 19 September, mencakup seluruh 20 kecamatan di Kabupaten Tuban.

Kepala Dinsos P3A dan PMD Tuban, Sugeng Purnomo, menjelaskan bahwa bimtek ini bertujuan memperkuat kapasitas operator dalam memperbarui data kesejahteraan sosial. Hal ini penting untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2025 berjalan tepat sasaran.

“Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) harus terus diperbarui dan diverifikasi. Operator adalah ujung tombak di lapangan, sehingga mereka perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai,” ujar Sugeng.

Ia menambahkan, data yang akurat menjadi landasan penting dalam pengambilan kebijakan. Kesalahan input data berpotensi menimbulkan ketidaktepatan dalam intervensi program pemerintah.

Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya ketelitian dalam proses pengelolaan data. Ia berharap para peserta bimtek mampu menjalankan tugas mulai dari pengusulan, verifikasi, hingga validasi data dengan penuh tanggung jawab.

“Kesalahan dalam input data bisa berakibat fatal. Kita ingin intervensi pengentasan kemiskinan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” tegas Joko.

Ia juga mengingatkan bahwa pemutakhiran data harus diselesaikan sebelum program intervensi dijalankan, sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2025.

“Validasi data ini akan menjadi rujukan utama bagi Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, dalam menentukan arah kebijakan yang tepat sasaran,” pungkasnya.

Dengan bimtek ini, Pemkab Tuban berharap kualitas data kesejahteraan sosial semakin baik, sehingga program bantuan dapat menjangkau masyarakat secara adil dan efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *