Hukrim  

Niat Cari Makan Usai Mancing, Dua Pemuda Malah Jadi Korban Pengeroyokan di Mojongapit

admin
Niat Cari Makan Usai Mancing, Dua Pemuda Malah Jadi Korban Pengeroyokan di Mojongapit

JOMBANG | MDN – Unit Reskrim Polsek Jombang bergerak cepat mengusut aksi pengeroyokan brutal yang menimpa dua pemuda di kawasan Dusun Mojongapit, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Minggu (26/7) dini hari. Pihak kepolisian kini mengantongi sejumlah bukti kunci untuk mengidentifikasi para pelaku.

Peristiwa memilukan ini bermula saat korban, Moh Devra Lexy Setiawan (19), pelajar asal Ngancar, Kediri, bersama rekannya, M. Wahyu Saputra (18), hendak mencari tempat makan usai memancing ikan pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 23.30 WIB.

Awalnya, kedua korban berniat mengunjungi Coffee Nara. Namun, lantaran kedai tersebut telah tutup, mereka memutuskan beralih menuju area angkringan di sekitar Stadion Merdeka Jombang.

Nahas, saat melintasi area depan Mie Gacoan, korban berpapasan dengan rombongan pemotor tak dikenal. Rombongan tersebut mendadak meneriaki korban dan melakukan pengejaran secara beringas.

Setibanya di jalanan Dusun Mojongapit, salah satu terduga pelaku yang menunggangi Honda PCX warna putih nekat menendang Honda Beat bernopol N-5840-EFI milik korban. Tendangan keras tersebut membuat motor korban oleng hingga keduanya tersungkur ke aspal. Akibatnya, kedua korban mengalami luka-luka dan sepeda motor yang mereka kendarai mengalami kerusakan cukup parah.

Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas berhasil mengamankan barang bukti penting. Salah satunya adalah satu unit telepon genggam yang diduga milik salah satu pelaku dan terjatuh di lokasi kejadian. Selain itu, polisi juga menyita pecahan bodi kendaraan pelaku, sepeda motor milik korban, serta menyertakan hasil visum et repertum dari RSUD Jombang.

Kapolsek Jombang, AKP Edy Purnomo, membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa jajarannya sedang melakukan perburuan intensif terhadap kelompok pemotor tersebut.

“Begitu menerima laporan, anggota kami langsung bergerak mendatangi TKP, mengevakuasi korban ke RSUD untuk penanganan medis, serta mengumpulkan seluruh barang bukti. Saat ini Unit Reskrim terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengidentifikasi dan menangkap para pelaku,” tegas AKP Edy Purnomo, Senin (27/7).

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada warga sekitar atau pengguna jalan yang memiliki informasi tambahan maupun rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian agar dapat berkoordinasi dengan petugas.

“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau rekaman terkait peristiwa ini untuk segera melapor. Sekecil apa pun informasi dari masyarakat akan sangat membantu penyingkapan kasus ini,” tutupnya. [STS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *