Warta  

Tekan Angka Stunting, Pemdes Kauman Salurkan Makanan Tambahan bagi Balita

admin
Upaya Desa Kauman Widodaren Tanggulangi Gizi Buruk lewat Program PMT

NGAWI | MDN – Sebagai langkah konkret dalam upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting, Pemerintah Desa (Pemdes) Kauman, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, kembali menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada sejumlah balita di wilayahnya, Kamis (2/4/2026).

Program ini merupakan bentuk intervensi gizi spesifik yang dilakukan secara rutin setiap bulan guna memastikan tumbuh kembang balita tetap terjaga dan terhindar dari risiko gizi buruk.

Kader Posyandu Desa Kauman, Sri Handayani, menyatakan bahwa program ini terbukti efektif dalam menekan angka kasus stunting di desanya. Berdasarkan data terbaru, terjadi tren penurunan angka stunting yang signifikan di Desa Kauman.

“Program PMT ini adalah langkah utama kami dalam mencegah stunting. Dampaknya mulai terlihat dengan adanya penurunan angka stunting dari tahun ke tahun. Dari sebelas kasus yang sempat terdata, kini berhasil ditekan menjadi delapan kasus,” ujar Sri Handayani di sela-sela kegiatan.

Dalam penyaluran PMT kali ini, paket nutrisi yang diberikan kepada delapan balita tersebut terdiri dari bahan pangan bergizi tinggi, mulai dari buah-buahan segar, ayam, telur, roti, hingga susu. Pemilihan menu tersebut didasarkan pada kebutuhan pemenuhan gizi seimbang untuk menunjang kesehatan anak.

Lebih lanjut, Sri menekankan bahwa fokus utama pemerintah desa tidak hanya berhenti pada penanganan balita yang sudah terdampak, tetapi lebih pada upaya preventif terhadap generasi yang sedang dalam masa pertumbuhan.

“Harapan kami, bantuan PMT ini dapat menjaga stabilitas gizi anak agar pertumbuhan mereka normal. Kami ingin melakukan pengawasan yang ketat sejak dini, sehingga ke depannya tidak ada lagi penambahan kasus stunting baru di Desa Kauman,” pungkasnya.

Dengan adanya langkah preventif yang berkelanjutan ini, Pemerintah Desa Kauman berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh pihak, termasuk orang tua balita, guna mewujudkan generasi masa depan yang sehat dan bebas stunting. [Don]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *