LAMONGAN | MDN – Upaya pencarian seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan Polres Lamongan bersama sejumlah instansi terkait berhasil menemukan korban pada Rabu (4/2) petang.
Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd, membenarkan penemuan tersebut. “Sekitar pukul 17.20 WIB, tim gabungan menemukan korban atas nama Ananda MN (13) dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.
Korban diketahui tenggelam sehari sebelumnya, Selasa (3/2), saat mandi di kawasan Babakan Taman Mahoni, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran. Sejak laporan diterima, tim gabungan melakukan pencarian intensif dengan menyisir aliran sungai.
Jenazah Ananda ditemukan di sekitar Pintu Air Babat Barage, berjarak kurang lebih 300 meter dari lokasi awal ia dilaporkan hilang. Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kapolsek Sekaran, IPTU Ahmad Zunaedi, S.IP, bersama Kasat Polair AKP Guntur, sebelumnya memimpin apel pencarian yang melibatkan unsur Polri, Basarnas, BPBD, Satpolairud, serta masyarakat setempat. Tiga unit perahu karet dikerahkan dari Basarnas Bojonegoro, BPBD Lamongan, dan Satpolairud Polres Lamongan untuk mempercepat proses pencarian.
Hamzaid menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah ini dan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada. “Kami mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai atau perairan terbuka, terutama saat cuaca tidak menentu,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di lingkungan perairan. Polri bersama instansi terkait menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam penanganan darurat dan misi kemanusiaan. [NH]













