Hukrim  

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Pelaku Pemerasan Pengusaha Minyak di Bojonegoro

admin
Polisi Berhasil Amankan Terduga Pelaku Pemerasan
Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Fami Amarullah saat jumpa Pers

BOJONEGORO (MDN) – Pores Bojonegoro, Polda Jawa Timur, berhasil ringkus sejumlah terduga pelaku pemerasan terhadap seorang pengusaha tambang minyak tradisional.

Sejumlah terduga pelaku telah diamankan pada Selasa (2/1/2024) malam.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Fami Amarullah mengatakan, pihaknya mengamankan para terduga pelaku pemerasan di Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

Dari keteranganya, ia belum dapat memastikan berapa jumlah terduga pelaku yang telah diamankan.

“Mereka (terduga pelaku) telah kami amankan tadi malam,” ungkapnya, Rabu (3/1/2024).

Para terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Bojonegoro. Polisi akan memintai keterangan lebih lanjut dari mereka terkait dugaan pemerasan terhadap pengusaha tersebut.

Sebelumnya, polisi telah mengantongi identitas sebelas orang yang diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha tersebut.

Sebelas orang itu diduga datang rombongan menggunakan tiga mobil. Mereka mengaku sebagai wartawan, TNI, dan polisi, serta meminta uang sebesar Rp 100 juta.

Dalam sebuah transaksi antara korban dengan terduga pemerasan, sepakat nominalnya turun menjadi Rp 30 juta. Uang tersebut selanjutnya ditransfer ke salah satu rekening terduga pelaku.

Pada kesempatan yang sama disinggung adanya oknum wartawan yang terlibat didalam dugaan perkara tersebut, Fahmi mengatakan masih dalam pendalaman.

“Ngakunya wartawan, tetapi saya tidak tahu itu wartawan apa bukan, “jelas Fahmi.

Oknum tersebut juga ada yang mengaku sebagai Polisi juga TNI, dan berdasarkan keterangan saksi, mereka berjumlah 11 orang.

Untuk pemerasannya ini dulu yang kita tangani, dan terkait dugaan pengolahan minyak tersebut, jika terbukti ilegal akan kita tindaklanjuti juga. Sampai hari ini saya belum cek lagi perkembangannya, dan sudah saya sampaikan kepada penyidik untuk percepatan penanganan perkara, karena kejadian seperti ini sangat mengkhawatirkan, karena yang jelas teman-teman media ini pasti dirugikan, jangan sampai wartawan atau media yang benar-benar media di rugikan oleh ulah oknum seperti ini.

“Himbauan kepada masyarakat apabila ada lagi ulah oknum seperti ini, agar melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat, ” pungkasnya. [Tim Media]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *